Direktur Komersial InJourney Destination Management (IDM) Gistang Panutur menyatakan komitmennya menjadikan kawasan Prambanan sebagai “home of joy” bagi pelaku industri kreatif dan industri musik Indonesia. Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers Prambanan Jazz Festival 2026 di Lapangan Agastya, kompleks Taman Wisata Candi Prambanan, Yogyakarta, Kamis (2/7/2026).
Menurut Gistang, IDM terus mendorong penyelenggaraan acara berskala nasional dan internasional di Prambanan karena dampaknya tidak hanya dirasakan penyelenggara atau destinasi, tetapi juga masyarakat sekitar, termasuk dari sisi sosial dan ekonomi.
Ia menegaskan, sebagai destinasi warisan budaya dunia, setiap kegiatan di kawasan Prambanan harus mengedepankan keseimbangan antara pelestarian cagar budaya dan pemanfaatan ruang budaya secara bertanggung jawab.
“Kami memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap kegiatan yang berlangsung di kawasan heritage tetap menjaga nilai konservasi dan budaya yang direpresentasikan oleh Candi Prambanan. Oleh karena itu kami selalu memastikan konsep setiap event memiliki keterkaitan dengan karakter destinasi sehingga saling memperkuat satu sama lain,” kata Gistang.
Gistang menambahkan, seluruh rangkaian festival telah melalui koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk otoritas konservasi. Selain aspek konservasi, IDM juga menempatkan kenyamanan, keamanan, dan keberlanjutan sebagai prioritas selama festival berlangsung.
Ia menyebut koordinasi dengan pihak berwenang dilakukan melalui asesmen terhadap seluruh aktivitas di kawasan, termasuk konser musik, untuk memastikan kegiatan aman bagi bangunan candi dan selaras dengan prinsip pelestarian.
Di kawasan Prambanan, IDM juga membina lebih dari 600 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang disebut turut memperoleh manfaat dari meningkatnya aktivitas wisata selama festival berlangsung. IDM, kata Gistang, ingin menghadirkan Prambanan bukan sebagai monumen yang diam, melainkan ruang budaya yang hidup.
“Musik merupakan bagian dari ekspresi budaya, sehingga kami ingin terus memberikan ruang bagi berbagai karya seni untuk hadir di kawasan ini secara bertanggung jawab,” ujarnya.