BERITA TERKINI
Gen Z dan Milenial Makin Prioritaskan Wellness, Dorong Belanja dan Tantangan Layanan Kesehatan

Gen Z dan Milenial Makin Prioritaskan Wellness, Dorong Belanja dan Tantangan Layanan Kesehatan

JAKARTA — Generasi Z dan milenial kian menempatkan wellness atau gaya hidup sehat sebagai bagian penting dari keseharian. Kesehatan tidak lagi dipandang sebagai aktivitas sesekali, melainkan investasi jangka panjang yang memengaruhi kualitas hidup secara menyeluruh.

Perubahan cara pandang ini ikut mendorong pertumbuhan industri wellness global yang nilainya disebut telah mencapai sekitar USD2 triliun. Tren tersebut juga mulai menarik perhatian kelompok usia yang lebih senior.

Riset terbaru McKinsey mengenai masa depan industri wellness, yang melibatkan lebih dari 9.000 responden di Amerika Serikat, Inggris, Jerman, dan China, menunjukkan generasi muda memiliki perspektif berbeda terhadap kesehatan dibanding generasi sebelumnya.

Hampir 30% responden dari kelompok Gen Z dan milenial menyatakan lebih memprioritaskan kesehatan dibanding satu tahun sebelumnya. Persentase ini lebih tinggi dibanding generasi yang lebih tua, yang berada di kisaran 23%.

Tingginya perhatian terhadap kesehatan dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari tingkat stres yang lebih tinggi hingga paparan konten kesehatan yang masif di media sosial. Kondisi ini membuat kelompok usia muda menjadi konsumen besar untuk berbagai produk dan layanan wellness.

Di Amerika Serikat, Gen Z dan milenial mencakup sekitar 36% populasi dewasa, namun menyumbang lebih dari 41% terhadap total pengeluaran tahunan untuk sektor kesehatan dan kebugaran. Sementara itu, kelompok usia 58 tahun ke atas yang mewakili sekitar 35% populasi tercatat hanya berkontribusi sekitar 28% dari total belanja wellness.

Meski sama-sama menaruh perhatian pada kesehatan, fokus Gen Z dan milenial tidak sepenuhnya sama. Gen Z cenderung menempatkan penampilan fisik sebagai salah satu prioritas utama setelah kesehatan dan kualitas tidur. Adapun milenial lebih banyak memberi perhatian pada pengembangan diri dan kesehatan mental.

Secara umum, generasi muda juga lebih peduli terhadap isu kesehatan seksual, kesehatan kulit, perawatan rambut, hingga kesehatan mental dibanding kelompok usia yang lebih tua.

Banyak kebutuhan yang belum terjawab

Di tengah pertumbuhan industri wellness, sebagian konsumen mengaku masih belum menemukan solusi yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Sejumlah aspek yang dinilai belum terlayani dengan baik antara lain kesehatan mental, kesehatan otak, kesehatan jantung, kesehatan pencernaan, serta upaya memperpanjang usia sehat atau longevity.

Gen Z menjadi kelompok yang paling banyak merasakan adanya kesenjangan tersebut. Mereka juga tercatat memiliki tingkat stres lebih tinggi dibanding generasi lain, sehingga kebutuhan akan solusi kesehatan mental dan emosional dinilai semakin meningkat.

Dengan tren yang ada, para peneliti menilai wellness bukan sekadar tren sesaat. Kebiasaan yang kini banyak dilakukan Gen Z dan milenial berpotensi menjadi norma baru bagi berbagai kelompok usia pada masa mendatang, termasuk penggunaan aplikasi kesehatan, perangkat pelacak kebugaran, hingga perjalanan khusus untuk meningkatkan kesehatan fisik dan mental.