BERITA TERKINI
Firnando Ganinduto Apresiasi Sedekah Laut Gempolsewu Kendal, Dorong Jadi Agenda Budaya Nasional

Firnando Ganinduto Apresiasi Sedekah Laut Gempolsewu Kendal, Dorong Jadi Agenda Budaya Nasional

Kendal—Tradisi tahunan Sedekah Laut atau Nyadran di Desa Gempolsewu, Kecamatan Rowosari, Kabupaten Kendal, kembali digelar meriah. Tradisi masyarakat pesisir yang diwariskan turun-temurun ini mendapat apresiasi dari Anggota Komisi VI DPR RI, Firnando Ganinduto.

Firnando turut bergabung bersama rombongan nelayan dalam prosesi larung sesaji ke laut pada Jumat, 26 Juni 2026. Kehadirannya disebut sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian tradisi sekaligus pengembangan potensi wisata berbasis budaya di wilayah pesisir.

Menurut Firnando, Sedekah Laut di Desa Gempolsewu tidak hanya menjadi ritual adat, tetapi juga momentum untuk mempererat kebersamaan masyarakat serta mendorong sektor pariwisata dan UMKM lokal.

“Kami hadir dalam pesta laut atau Sedekah Laut di Desa Gempolsewu ini. Agendanya sangat bagus sebagai wadah berkumpulnya warga sekaligus bentuk syukur atas rezeki dari Allah SWT. Tradisi yang sangat baik ini memang sepatutnya terus dilestarikan setiap tahun,” ujar Firnando dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu, 27 Juni 2026.

Melihat antusiasme warga dan potensi yang dinilai besar, Firnando menyatakan komitmennya untuk mengawal pengembangan Sedekah Laut Gempolsewu agar dapat ditingkatkan menjadi agenda budaya berskala nasional. Ia juga menyebut akan berkoordinasi dengan kepala desa untuk merumuskan langkah-langkah strategis.

“Insya Allah dukungan akan terus kami berikan. Acara ini sangat meriah dan luar biasa, sehingga menurut saya sudah waktunya ditingkatkan menjadi event nasional. Ke depan, saya akan berkoordinasi dengan Kepala Desa untuk merumuskan langkah-langkah strategis agar Sedekah Laut Gempolsewu bisa naik kelas,” katanya.

Sementara itu, Kepala Desa Gempolsewu, Charmadi, mengatakan Sedekah Laut setiap tahun menarik ribuan pengunjung. Selain warga Kabupaten Kendal, pengunjung juga datang dari berbagai daerah, antara lain Temanggung, Wonosobo, dan wilayah sekitarnya.

“Masyarakat sangat antusias. Banyak pengunjung yang sengaja datang jauh-jauh dari Temanggung, Wonosobo, hingga daerah-daerah sekitarnya,” ungkap Charmadi.

Charmadi menjelaskan, rangkaian kegiatan Sedekah Laut tidak hanya berisi prosesi larung sesaji, tetapi juga dimeriahkan agenda budaya dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kegiatan tersebut antara lain lomba dayung perahu, kirab budaya pesisir, pentas seni tradisional seperti wayang kulit, ketoprak, dan barongan, serta bazar UMKM lokal.