Festival SUARAGA digelar dengan menggabungkan unsur musik, olahraga, dan budaya dalam satu rangkaian acara. Festival ini membawa tiga elemen utama: suara, raga, dan karya, yang dihadirkan melalui pertunjukan musik, aktivitas kebugaran, serta ruang kreatif dan seni.
Unsur raga diwujudkan lewat berbagai kegiatan seperti yoga, mat pilates, Senam Kesegaran Jasmani, dance cardio, hingga pengalaman wellness. Sementara unsur karya dihadirkan melalui instalasi seni, pasar kreatif, kuliner, serta keterlibatan berbagai komunitas. Adapun unsur suara ditampilkan melalui pertunjukan musik yang berlangsung sejak sore hingga malam.
Melalui SUARAGA, Pemerintah Kota Surakarta turut memperkenalkan konsep Jawa Wellness. Konsep ini menekankan pendekatan hidup sehat yang tidak hanya berfokus pada kesehatan fisik, tetapi juga keseimbangan pikiran, jiwa, kehidupan sosial, hingga lingkungan.
Taman Balekambang dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan karena dinilai memiliki ruang hijau yang mendukung aktivitas kebugaran, nilai sejarah yang kuat, serta kedekatan dengan perkembangan seni dan budaya di Kota Solo.
Wali Kota Surakarta Respati menyatakan penyelenggaraan utama Festival SUARAGA tidak menggunakan anggaran APBD Kota Surakarta secara langsung. Menurutnya, pemerintah memberikan dukungan dalam bentuk fasilitasi penyelenggaraan, termasuk koordinasi dan keringanan penggunaan lokasi di Taman Balekambang.
Respati berharap SUARAGA dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Solo, mendorong okupansi hotel, menggerakkan sektor kuliner dan ekonomi kreatif, serta berdampak pada peningkatan retribusi dan pendapatan daerah. Ia juga menyampaikan harapan agar festival ini menjadi pemantik lahirnya acara serupa yang digagas pelaku usaha maupun kreator lokal.
Ia menilai SUARAGA dapat menjadi salah satu tonggak menuju target Solo sebagai Wellness City 2030, sekaligus mendorong pelaku usaha lokal agar mampu menyelenggarakan event yang semakin baik dari waktu ke waktu.
Dari sisi hiburan, festival ini menghadirkan deretan musisi nasional. Pada hari pertama, panggung musik akan diisi oleh Barasuara, Nadhif Basalamah, SORE, Silampukau, serta Man Osman bersama Traffic Jam dalam Special Keroncong Set. Hari kedua menampilkan MALIQ & D’Essentials, ALI, FSTVLST, Fanny Soegi, dan UCUPOP.
Rangkaian olahraga dan wellness juga melibatkan sejumlah figur publik, antara lain Anjasmara, Amanda Tasning, Debbie dan Deecee, Sazou Gautama, Rindu dan Carissa bersama Ify Alyssa, Tari, hingga Laila Munaf, Meiske, dan Wulan.
Selain itu, Atsiri Jawa menghadirkan Premium Wellness Experience melalui program Beksan Laku Jawi, Laras Wening, dan Racik Candra. Program tersebut mengajak pengunjung merasakan pengalaman wellness melalui gerak, rasa, aroma, dan ketenangan. Melalui perpaduan budaya, musik, dan gaya hidup sehat, Solo ingin menunjukkan tradisi Jawa dapat terus berkembang sekaligus menjadi daya tarik baru bagi wisatawan.