BERITA TERKINI
Festival Samosir Music International 2026 Digelar 2–4 Juli di Tuktuk Siadong

Festival Samosir Music International 2026 Digelar 2–4 Juli di Tuktuk Siadong

Samosir Music International (SMI), festival musik dan budaya lintas negara di kawasan wisata Danau Toba, dijadwalkan kembali berlangsung pada 2–4 Juli 2026. Pusat kegiatan akan dipusatkan di Open Stage (Panggung Terbuka) Tuktuk Siadong, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

Inisiator SMI, Henry Manik, menyampaikan bahwa ajang tahun 2026 akan melibatkan sekitar 600 hingga 700 pelaku seni. Mereka terdiri atas pelaku seni tari, budaya, serta musisi yang berasal dari kabupaten-kabupaten di kawasan Danau Toba dan sekitarnya, dari tingkat nasional, hingga musisi mancanegara.

Sejumlah negara yang disebut akan mengirimkan penampil, antara lain Kuba, Belanda, Spanyol, Jerman, Inggris, dan Venezuela. Beberapa nama yang tercantum dalam daftar penampil di antaranya Lyonda Ginting, Vicky Sianipar, Maite Hontele, Stephen Dominic Ellery, Yonatan Pandelaki, Style Voice, Punxgoaron, Rany Simbolon, Saut Situmorang, Alsant, Ogar Nababan, serta Yossy Renata Tambunan.

Para musisi menyatakan kesiapan untuk tampil maksimal dan menyiapkan kejutan bagi pengunjung, terutama pada puncak festival yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu malam, 4 Juli.

SMI tetap mempertahankan konsep awal berupa kolaborasi musik etnik lokal Batak dengan musik modern internasional. Konsep ini diarahkan untuk membuka peluang agar musik Batak dapat dipadukan dengan berbagai genre lain tanpa menghilangkan esensi lagu Batak itu sendiri.

Selain pertunjukan musik, penyelenggara juga menyiapkan rangkaian kegiatan lain yang disebut bermanfaat bagi masyarakat, di antaranya pelayanan kesehatan, bazar UMKM, olahraga, serta pertunjukan budaya. Menurut Henry, SMI tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga diharapkan turut menggerakkan perekonomian dan mendukung kesehatan masyarakat.