BERITA TERKINI
Emas Masih Tertekan di Tengah Penguatan Dolar dan Ekspektasi Hawkish The Fed

Emas Masih Tertekan di Tengah Penguatan Dolar dan Ekspektasi Hawkish The Fed

Harga emas (XAU/USD) menutup perdagangan Selasa di level 4007,39 setelah sempat menyentuh level tertinggi harian 4064,26. Penguatan intraday tersebut disebut didorong oleh membaiknya sentimen terkait kemungkinan kesepakatan damai AS–Iran yang memberi dukungan bagi logam mulia.

Namun, ruang pemulihan emas dinilai terbatas seiring menguatnya dolar AS. Tekanan terhadap emas muncul di tengah ekspektasi kebijakan The Fed yang cenderung hawkish, serta lonjakan pasangan USD/JPY ke level tertinggi dalam 40 tahun terakhir yang turut membuka ruang penguatan bagi dolar.

Dari sisi data ekonomi, rilis JOLTS pada Selasa menunjukkan lowongan pekerjaan naik tipis menjadi 7,594 juta, yang disebut sebagai level tertinggi dalam dua tahun terakhir pada Mei. Pada periode yang sama, Indeks Keyakinan Konsumen AS juga meningkat ke level 91,2 pada Juni.

Data dari Fedwatch tool mencatat probabilitas pasar sebesar 67% yang memprediksi kenaikan suku bunga pada pertemuan FOMC September. Ekspektasi ini muncul dengan latar bahwa The Fed hingga kini belum melakukan pengetatan kebijakan.

Memasuki perdagangan Rabu, emas kembali tertekan dan turun keluar dari zona 4000,00 pada pembukaan pasar Asia. Pelemahan dinilai berpeluang berlanjut karena pasar masih dipengaruhi sikap hawkish The Fed serta peluang kenaikan suku bunga pada akhir tahun.

Pelaku pasar juga mencermati perkembangan konflik AS–Iran dan meningkatnya risiko geopolitik di Timur Tengah, di samping menunggu rilis data ketenagakerjaan AS. Sejumlah agenda yang diperhatikan meliputi Perubahan Tenaga Kerja Non-Pertanian ADP (Juni) pukul 19.15 WIB, PMI Manufaktur (Juni) pukul 20.45 WIB, serta PMI Manufaktur ISM (Juni) pukul 21.00 WIB.

Dari sisi teknikal, analisis menyebut XAU/USD masih berada dalam kecenderungan bearish, meski peluang penguatan jangka pendek dinilai tetap terbuka. Pergerakan diperkirakan volatil dan berupaya kembali ke level 4000,00 setelah sempat keluar dari area tersebut. Pasar disebut masih bersikap “wait and see” sambil menunggu katalis baru, dengan potensi pembalikan lebih terlihat saat likuiditas meningkat pada sesi Amerika.

Pada pembukaan perdagangan hari ini, XAU/USD memulai sesi di level 4013,59 dan sempat menguat ke 4020,28. Namun, harga kembali melemah hingga keluar dari zona 4000,00 dan menyentuh level terendah harian 3971,37. Tekanan diperkirakan masih berlanjut, terutama saat memasuki sesi Eropa.

Dalam proyeksi pergerakan harian, titik terendah diperkirakan berada di 3942,78, dengan kemungkinan lanjut turun menuju 3927,16. Sebelum menguji area tersebut, harga disebut perlu melewati 3952,21. Sementara itu, potensi penguatan diproyeksikan dapat membawa emas menuju 4047,53, dengan prasyarat menembus 4020,00 dan melanjutkan kenaikan hingga melewati 4031,52.

Adapun rencana perdagangan yang dicantumkan menempatkan rentang pergerakan XAU/USD pada 3943,00–4064,21, dengan level support di S1 3942,78 dan S2 3927,16, serta resistance di R1 4031,52 dan R2 4047,53.