BERITA TERKINI
Dokumenter "La belle histoire de la chanson française" tayang di France 3 pada 3 Juli 2026

Dokumenter "La belle histoire de la chanson française" tayang di France 3 pada 3 Juli 2026

France 3 akan menayangkan dokumenter musik La belle histoire de la chanson française pada Jumat, 3 Juli 2026 pukul 21.10, juga tersedia di platform france.tv. Program ini dipandu Daniela Lumbroso dan disutradarai Gwendoline Chesnais, mengajak penonton menelusuri jejak panjang chanson française melalui arsip, cuplikan program, serta kesaksian para seniman.

Dokumenter ini memotret chanson française sebagai bagian dari memori kolektif lintas generasi—lagu-lagu yang kerap hadir dalam momen sehari-hari, mulai dari kebersamaan keluarga, perjalanan, hingga kenangan personal. Sejumlah nama besar disebut sebagai bagian dari warisan tersebut, di antaranya Edith Piaf, Charles Aznavour, Renaud, Jean-Jacques Goldman, dan Julien Clerc.

Melalui materi arsip dan potongan siaran lama, film ini menampilkan berbagai musisi yang berbagi hubungan mereka dengan repertoar populer tersebut. Di antaranya Julien Clerc, Pascal Obispo, Salvatore Adamo, Carla Bruni, Bénabar, Matt Pokora, Amir, Mentissa, Claudio Capéo, André Manoukian, Didier Barbelivien, hingga Ycare. Kesaksian mereka menghadirkan cerita, nostalgia, serta penghormatan kepada para pendahulu yang membuka jalan.

La belle histoire de la chanson française juga menyoroti bagaimana sebuah lagu kerap melekat pada konteks zamannya—pertemuan, momen televisi, lirik, atau melodi yang membekas. Dokumenter ini mengingatkan peran televisi pada masanya, ketika program varietas menjadi ruang penting bagi artis untuk dikenal luas sebelum era media sosial dan platform digital.

Sejumlah lagu ikonik disebut tetap beredar dan diwariskan dari generasi ke generasi, seperti L'Hymne à l'amour, Mistral gagnant, dan Emmenez-moi, termasuk karya-karya Jean-Jacques Goldman. Dokumenter ini menampilkan bagaimana lagu-lagu tersebut terus dinyanyikan kembali, hadir dalam konser, program musik, maupun acara penghormatan di televisi.

Selain menengok masa lalu, film ini menekankan kesinambungan antargenerasi: musisi muda membawakan ulang standar-standar klasik, sementara seniman senior menyebut idola mereka. Dengan demikian, warisan chanson française digambarkan tetap bergerak, berevolusi, dan menemukan pendengar baru.

Dengan gaya bertutur yang mudah diikuti dan nuansa seperti membuka album keluarga, dokumenter ini menyasar penggemar variété française maupun penonton yang ingin menemukan kembali lagu-lagu yang mungkin terlupakan. Bagi yang tidak sempat menyaksikan penayangan di televisi pada malam itu, program ini juga dapat ditonton melalui france.tv.