BERITA TERKINI
Bupati Karo Promosikan Investasi Wellness dan Medical Tourism, Ajak Pelaku Usaha Bangun Kemitraan

Bupati Karo Promosikan Investasi Wellness dan Medical Tourism, Ajak Pelaku Usaha Bangun Kemitraan

MEDAN — Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes., mempromosikan potensi investasi pariwisata kesehatan (wellness tourism) dan medical tourism di Kabupaten Karo. Promosi tersebut disampaikan di hadapan pengusaha, profesional, dan investor dalam kegiatan National Airlift to Regional Sumbagut Outreach Dinner Meeting yang digelar Full Gospel Business Men’s Fellowship International (FGBMFI) di Regale International Convention Center, Medan, Senin (15/6).

Dalam kegiatan itu, Antonius hadir didampingi Wakil Bupati Komando Tarigan, S.P., serta Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., MM. Ia memperkenalkan sejumlah potensi unggulan daerah sekaligus mengajak pelaku usaha berinvestasi dan membangun kemitraan strategis untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

Antonius menyebut Kabupaten Karo memiliki posisi strategis di antara kawasan Metropolitan Mebidangro dan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional Danau Toba. Menurutnya, dukungan sumber daya alam, udara pegunungan yang sejuk, budaya yang autentik, serta masyarakat yang produktif menjadi modal untuk menjadikan Karo sebagai destinasi investasi dan pariwisata.

Dalam pemaparannya, ia menegaskan pengembangan wellness tourism dan medical tourism menjadi salah satu arah pembangunan masa depan Kabupaten Karo. Antonius menilai daerah tersebut memiliki tradisi kesehatan lokal yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata berbasis kesehatan dan kebugaran.

Ia memaparkan sejumlah potensi yang disebut dapat mendukung sektor tersebut, antara lain minyak Karo, terapi uap rempah tradisional atau oukup, berbagai produk herbal, serta kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat Karo. Antonius menyatakan potensi tersebut dapat menjadi modal untuk mengembangkan wellness tourism yang dinilainya semakin diminati.

Lebih lanjut, Antonius mengatakan Pemerintah Kabupaten Karo membuka peluang kerja sama investasi pada berbagai sektor terkait pengembangan wisata kesehatan dan ekonomi kreatif. Peluang yang ditawarkan mencakup hilirisasi produk herbal dan rempah-rempah, pembangunan pusat terapi kesehatan tradisional, pengembangan akomodasi berbasis wellness, kuliner sehat, layanan kesehatan pendukung, serta penguatan UMKM melalui pemasaran dan digitalisasi usaha.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah melakukan pembenahan layanan perizinan untuk menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif dan kompetitif, termasuk melalui pelayanan yang cepat, transparan, dan terintegrasi.

Antonius menekankan investasi yang diharapkan tidak semata berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga memberdayakan masyarakat lokal, menjaga kelestarian lingkungan, dan memberi manfaat jangka panjang. Menutup sambutannya, ia mengundang peserta untuk berkunjung langsung ke Kabupaten Karo guna melihat potensi daerah, seraya menyatakan optimisme bahwa kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dapat mendorong Karo berkembang menjadi destinasi wisata kesehatan unggulan.