Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) memperkuat strategi diversifikasi pariwisata di Labuan Bajo dengan mengembangkan wisata berbasis kesehatan atau wellness tourism di kawasan Parapuar. Langkah ini dilakukan untuk memperkaya pilihan aktivitas wisata darat sekaligus mengurangi ketergantungan pada wisata bahari yang selama ini menjadi daya tarik utama.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah kembali menggelar kegiatan Flow and Glow 2026 di Natas Parapuar, Labuan Bajo, Sabtu (27/6/2026). Program ini memadukan aktivitas yoga dengan suasana alam terbuka sebagai bagian dari aktivasi Parapuar sebagai destinasi yang mengedepankan kesehatan, kebugaran, alam, dan gaya hidup sehat.
Kegiatan tersebut diikuti 46 peserta dari 51 pendaftar yang melakukan registrasi secara daring. Dengan latar panorama matahari terbit dan udara segar khas perbukitan Parapuar, peserta mengikuti sesi sunrise yoga yang dipandu instruktur yoga, Astrid.
Pelaksana Tugas Direktur Utama BPOLBF Andhy M.T. Marpaung menyatakan penyelenggaraan Flow and Glow merupakan bagian dari upaya memperkuat posisi Parapuar sebagai destinasi wisata wellness sekaligus melengkapi ragam atraksi darat di Labuan Bajo. “Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin memperkuat Parapuar sebagai destinasi wisata berbasis wellness yang mendukung kualitas hidup masyarakat sekaligus melengkapi atraksi wisata darat di Labuan Bajo,” ujarnya dalam siaran pers, Senin (29/6/2026).
BPOLBF menilai pengembangan wisata wellness membuka peluang baru untuk menarik wisatawan yang mencari pengalaman perjalanan yang lebih personal, sehat, dan berkelanjutan. Selain menawarkan pemandangan alam, Parapuar juga diarahkan menjadi ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat dan wisatawan untuk beraktivitas fisik, relaksasi, hingga menikmati suasana alam secara lebih dekat.
Konsep Flow and Glow telah menjadi program aktivasi Parapuar sejak 2025. Program ini dirancang untuk memperkenalkan potensi kawasan tersebut sebagai destinasi wisata kebugaran yang memadukan lanskap alam dengan aktivitas kesehatan.
BPOLBF menyebut keunggulan Natas Parapuar berada pada panorama perbukitan, udara terbuka, serta suasana yang relatif tenang. Kondisi itu dinilai cocok untuk berbagai kegiatan wellness, seperti yoga, meditasi, hingga acara komunitas yang berorientasi pada kesehatan dan keseimbangan hidup.
Strategi pengembangan ini juga disebut sejalan dengan tren global pariwisata yang menunjukkan meningkatnya minat wisatawan terhadap pengalaman wisata berbasis kesehatan dan keberlanjutan. Dengan menghadirkan aktivitas rutin yang melibatkan komunitas dan wisatawan, BPOLBF berharap Parapuar dapat berkembang menjadi salah satu ikon wisata darat baru di Labuan Bajo.
Melalui aktivasi kawasan secara berkelanjutan, Parapuar diharapkan tidak hanya menjadi lokasi menikmati panorama alam Flores, tetapi juga berkembang sebagai destinasi yang menawarkan pengalaman wisata berkualitas, sehat, dan bernilai tambah bagi ekonomi pariwisata Labuan Bajo.