BERITA TERKINI
Boim Riza Siap Rilis “Jawaban Gaseh Meutuka”, Lagu Balasan Bernuansa Pop Rock Modern

Boim Riza Siap Rilis “Jawaban Gaseh Meutuka”, Lagu Balasan Bernuansa Pop Rock Modern

SIGLI — Penyanyi asal Aceh, Boim Riza, bersiap merilis lagu terbarunya berjudul “Jawaban Gaseh Meutuka”. Lagu ini direkam di Rockstate Studio, Bireuen, dengan aransemen Pop Rock modern yang digarap Rahmad RS. Rencananya, karya tersebut akan ditayangkan melalui kanal YouTube Zoya Record Official.

“Jawaban Gaseh Meutuka” disebut sebagai lagu balasan yang terinspirasi dari “Gaseh Meutuka”, lagu yang dipopulerkan Aie Arbi dan telah tayang di kanal YouTube AieArbiOfficial. Melalui lagu baru ini, Boim Riza menghadirkan sudut pandang berbeda dari kisah yang sebelumnya telah dikenal penikmat musik Aceh.

Lagu tersebut dikemas dengan nuansa musik Aceh yang dipadukan dengan warna Pop Rock modern. Perpaduan itu ditujukan untuk menghadirkan aransemen yang segar, emosional, dan mudah diterima berbagai kalangan.

Pencipta lagu “Gaseh Meutuka” dan “Jawaban Gaseh Meutuka”, Nek Kabong, mengatakan kedua lagu lahir dari kisah-kisah nyata yang banyak terjadi di tengah masyarakat. Menurutnya, setiap cerita cinta memiliki dua sisi yang layak disampaikan. “Saya menulis ‘Gaseh Meutuka’ sebagai gambaran tentang luka hati seseorang yang merasa ditinggalkan oleh orang yang dicintainya,” ujarnya, Rabu (1/7).

Nek Kabong menambahkan, “Jawaban Gaseh Meutuka” dibuat agar pendengar memahami bahwa perpisahan tidak selalu berarti pengkhianatan. Ia menyebut, seseorang bisa memilih pergi karena keadaan memaksa, demi menghormati orang tua dan menjaga martabat diri. “Dalam hidup ini, cinta bukan hanya soal dua hati yang saling mencintai. Ada doa orang tua, ada harga diri, ada adat, dan ada kenyataan yang kadang tidak bisa dilawan,” katanya.

Boim Riza menjelaskan, lagu ini mengisahkan seorang pria yang terpaksa mengakhiri hubungan bukan karena berubah hati atau berpaling kepada perempuan lain, melainkan karena hubungan mereka tidak mendapat restu orang tua sang kekasih. Ia juga menggambarkan bahwa setiap upaya mempertahankan hubungan justru berujung hinaan dan perlakuan yang merendahkan harga diri.

“Banyak orang mengira si cowok dalam lagu ini berpaling hati. Padahal bukan berpaling, cuma ‘putar balik’ karena jalan di depan sudah ditutup portal. Mau nekat, nanti dibilang tidak tahu adat. Mau bertahan, tiap datang malah disuguhi hinaan. Akhirnya dia memilih mundur, bukan karena cintanya habis, tapi karena harga dirinya masih ada,” ujar Boim Riza. Ia juga mengibaratkan pesan lagu itu seperti kopi Aceh yang semakin lama diseduh semakin nikmat, tetapi ketika gelasnya sudah diambil orang tua, yang tersisa tinggal aroma untuk dikenang.

Proses rekaman dilakukan di Rockstate Studio, Bireuen, dengan dukungan fasilitas rekaman profesional. Rahmad RS mengatakan tertarik menggarap lagu ini karena alur ceritanya kuat dan dekat dengan kehidupan masyarakat. Ia menyebut tantangan terbesar adalah menghadirkan aransemen modern tanpa menghilangkan kekuatan pesan lagu.

Rahmad RS menilai Boim Riza memiliki karakter vokal yang kuat, berwarna, dan mudah dikenali. Ia mengatakan konsep Pop Rock modern dipilih agar tetap memberi ruang bagi karakter suara Boim Riza sebagai pusat perhatian, sekaligus membantu emosi dalam lirik tersampaikan kepada pendengar. Rahmad RS juga berharap “Jawaban Gaseh Meutuka” dapat diterima masyarakat luas.

Setelah seluruh proses produksi selesai, “Jawaban Gaseh Meutuka” akan dirilis melalui kanal YouTube Zoya Record Official agar dapat dinikmati masyarakat Aceh, pendengar nasional, serta pecinta musik di berbagai daerah. Boim Riza turut menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang mendukung produksi lagu, termasuk Rockstate Studio, Rahmad RS, Nek Kabong, dan Zoya Record Official sebagai media penayangan resmi.