BERITA TERKINI
Bitcoin Uji Ketahanan Rebound, Analis Pantau Zona Resistensi $63.600–$65.000

Bitcoin Uji Ketahanan Rebound, Analis Pantau Zona Resistensi $63.600–$65.000

Bitcoin (BTC) tengah menguji apakah rebound yang terjadi pada akhir pekan mampu bertahan, di tengah penilaian sejumlah analis TradingView yang menilai pergerakan tersebut masih menyerupai pemulihan yang berpotensi gagal. Harga Bitcoin dilaporkan masih berada di bawah area resistensi setelah penurunan teknikal terbaru.

Sejumlah analis memusatkan perhatian pada zona harga tertentu untuk membaca apakah pasar akan kembali ditolak atau justru mampu menembus ke atas. Rentang yang banyak dipantau berada di area sekitar $63.600 hingga $65.000, yang dinilai dapat menjadi penentu apakah rebound ini merupakan penguatan yang sehat atau sekadar retest sebelum melemah lagi.

Dalam analisisnya, akun SHAY_ANALYTICS menyebut Bitcoin telah mengonfirmasi penembusan bearish dari pola segitiga simetris yang terbentuk selama beberapa bulan. Menurutnya, harga masih berada di bawah area support sebelumnya serta di bawah awan Ichimoku, sehingga struktur tersebut tetap mempertahankan bias penurunan kecuali pembeli mampu merebut kembali rentang yang telah ditembus dengan momentum yang lebih kuat.

SHAY_ANALYTICS menempatkan resistensi terdekat di sekitar $73.200 dan resistensi utama di dekat $75.600. Sementara itu, target penurunan disebut berada pada $54.000 dan $47.500. Ia menekankan bahwa setelah terjadi penembusan ke bawah, area support lama kerap berubah fungsi menjadi resistensi.

Untuk jangka pendek, analis Milad_sangari menyoroti grafik BTCUSDT pada time frame satu jam. Ia menyatakan Bitcoin telah menembus ke bawah kanal paralel naik dan kini melakukan retest terhadap support kanal sebelumnya yang berpotensi menjadi resistensi. Milad_sangari menandai zona $63.600 hingga $63.980 sebagai area penolakan, antara lain karena dinilai selaras dengan level retracement Fibonacci yang dianggap penting oleh pelaku pasar.

Pandangan serupa disampaikan DomicChaina berdasarkan grafik empat jam. Ia menilai pergerakan Bitcoin di sekitar $63.500 masih berada di bawah kluster exponential moving average (EMA) di kisaran $64.050 hingga $64.970. Dalam skenario tersebut, area $64.000 hingga $65.000 dipandang masih menjadi “plafon” selama pembeli belum menunjukkan kelanjutan aksi beli.

Meski begitu, para analis menilai skenario bearish bersifat kondisional. Jika Bitcoin mampu menembus dan bertahan di atas zona resistensi, tekanan terhadap posisi short dapat meningkat dan memaksa pelaku pasar menilai ulang. Namun, apabila terjadi penolakan kembali, pergerakan harga berpotensi mengarah lagi ke level support yang lebih rendah.

Secara umum, uji terbaru Bitcoin dinilai mengikuti pola yang lebih luas berupa rebound lemah setelah penurunan teknikal. Pasar sempat memantul dari level yang lebih rendah dalam beberapa sesi terakhir, tetapi pembeli disebut belum berhasil mengubah pemulihan tersebut menjadi perebutan level kunci secara tegas.