BERITA TERKINI
Arsip Rekaman Awal Coldplay hingga Demo James Bond Chris Martin Masuk Lelang

Arsip Rekaman Awal Coldplay hingga Demo James Bond Chris Martin Masuk Lelang

Arsip rekaman dari masa-masa awal Coldplay resmi dilelang melalui rumah lelang Wax Poetics pekan ini. Koleksi tersebut mencakup pita studio, hasil mixing, hingga rekaman demo orisinal yang belum pernah dipublikasikan.

Mayoritas materi yang dilepas berasal dari arsip pribadi Chris Allison, produser, audio mixer, sekaligus teknisi audio asal Inggris. Seluruh materi audio berpusat pada sesi rekaman “Blue Room” yang dilakukan Coldplay di Orinoco Studios, London, tak lama setelah band ini menandatangani kontrak profesional pertama dengan label Parlophone.

Dalam koleksi tersebut terdapat lagu “High Speed” versi orisinal yang diproduseri langsung oleh Allison. Lagu ini disebut sebagai satu-satunya trek di album debut Coldplay yang tidak diproduseri oleh Ken Nelson. Sebelum direkam ulang untuk album, “High Speed” lebih dulu diperkenalkan kepada publik melalui EP “The Blue Room” pada Oktober 1999.

Item lelang juga meliputi master Digital Audio Tape (DAT) orisinal, versi alternatif yang belum pernah dirilis, serta rekaman pita kaset berisi sembilan lagu yang disebut sebagai dokumentasi audio paling awal dari Coldplay. Dua lagu di dalam kaset tersebut diketahui belum pernah dirilis dalam format apa pun hingga saat ini.

Salah satu item yang disebut paling langka adalah demo akustik rahasia yang direkam oleh vokalis Coldplay, Chris Martin. Demo itu awalnya dibuat sebagai proposal untuk menjadi lagu tema film James Bond 1999, The World Is Not Enough. Namun, proyek lagu tema tersebut pada akhirnya dikerjakan oleh band rock Amerika-Skotlandia, Garbage, yang merilis lagu berjudul sama.

Menurut keterangan resmi Wax Poetics, versi lagu James Bond garapan Chris Martin itu tidak pernah didokumentasikan maupun diperdengarkan kepada publik sebelumnya.

Chris Allison menyebut materi ini memberikan gambaran tentang proses kreatif hingga promosi para musisi. “Ini adalah sebuah jendela untuk melihat proses penulisan, perekaman, produksi, hingga promosi dari beberapa musisi yang sangat diapresiasi secara unik—potongan sejarah musik yang sudah seharusnya berada di tangan para penggemar, bukan sekadar menumpuk debu di dalam gudang penyimpanan,” kata Allison, dikutip Billboard, Rabu, 1 Juli.

Rekaman-rekaman tersebut merekam fase awal perjalanan Coldplay. Album debut mereka, “Parachutes”, yang dirilis pada Juli 2000, kemudian menembus peringkat 51 di tangga album Billboard 200, meraih sertifikasi double platinum di Amerika Serikat, serta memenangkan Grammy Award untuk kategori Best Alternative Music Album.

Selain arsip Coldplay, lelang bertajuk Alt/Indie, Rock & Pop juga menghadirkan memorabilia dari band lain seperti The Beta Band, The Wedding Present, dan Red Hot Chili Peppers. Proses penawaran dibuka hingga 19 Juli, dengan sebagian hasil penjualan disebut akan didonasikan kepada Restore the Music, yayasan amal yang mendanai penyediaan alat musik dan fasilitas kesenian untuk sekolah-sekolah yang kekurangan anggaran.