Jakarta — Band dr.pm yang sempat dikenal luas pada akhir era 1990-an kembali aktif setelah 18 tahun vakum. Kabar ini menandai reuni dr.pm dengan semangat nostalgia yang dipadukan dengan pendekatan musik yang disebut lebih relevan dengan pendengar masa kini.
Saat ini, dr.pm tersisa dua personel asli, yakni Ronald Fristianto (drum) dan Marshal Surya Rachman (gitar). Keduanya menyatakan kebangkitan dr.pm tidak sebatas berkumpul kembali, melainkan dilanjutkan dengan agenda bermusik yang konkret.
Sebagai langkah awal, dr.pm menyiapkan proyek live session berupa live recording yang akan membawakan lagu-lagu dari album pertama hingga album ketiga. Materi tersebut disebut akan dikemas dengan aransemen yang lebih segar, tanpa menghilangkan ciri khas dr.pm.
“Maknanya kita comeback bernostalgia setelah 18 tahun ya. Kita coba bikin sesuatu untuk dr.pm setelah lama nggak kumpul 18 tahun, kita coba bikin live recording,” ujar Ronald Fristianto dalam keterangan pers, Kamis (2/6/2026).
Ronald juga menyampaikan bahwa dr.pm ingin menjangkau pendengar yang lebih luas, termasuk generasi baru. Menurutnya, upaya ini sekaligus menjadi cara memperkenalkan kembali nama dr.pm kepada pendengar yang belum mengenal karya mereka.
“Supaya apa ya, mungkin pendengar generasi lama, kalau bisa generasi baru bisa kenal lagunya, bisa tahu namanya dr.pm. Intinya di situ,” tambahnya.
Dalam fase terbaru ini, dr.pm memutuskan berjalan secara independen tanpa terikat label atau manajemen besar. Pilihan tersebut disebut memberi ruang lebih luas bagi band untuk menentukan arah musiknya.
Marshal Surya Rachman turut mengungkap rencana berikutnya, yakni menyiapkan album baru dengan konsep yang lebih besar, termasuk melibatkan unsur orkestra dan strings. Karena kini digawangi dua personel, dr.pm juga berencana menggandeng vokalis tamu—mulai dari penyanyi era 1990-an hingga figur yang dekat dengan pendengar Gen Z—menyesuaikan kebutuhan karakter lagu.