Taoyuan Metro Corp. akan menghadirkan melodi tematik dari unsur budaya Hakka, masyarakat adat, serta lagu-lagu legendaris Taiwan di tujuh stasiun MRT Taoyuan. Program ini diumumkan pada Senin (6/7) dan ditujukan untuk memperkuat pengalaman penumpang di salah satu moda transportasi utama yang melayani Bandara Internasional Taoyuan.
Dalam acara peluncuran, Wakil Wali Kota Taoyuan Su Jun-pin mengatakan MRT Taoyuan tidak hanya berperan sebagai sarana transportasi komuter, tetapi juga memikul tanggung jawab untuk menampilkan karakteristik budaya kota dan negara.
Su menjelaskan, pemerintah kota pada 2023 telah bekerja sama dengan Longtan Philharmonic Orchestra untuk memperkenalkan musik masuk stasiun “Bāng Chhun-hong” (望春風) di Stasiun A12 dan A13. Inisiatif tersebut, menurutnya, mendapat banyak pujian.
Dengan dukungan Kementerian Kebudayaan, program musik masuk stasiun kini diperluas menjadi tujuh stasiun. Su menyebut perluasan ini diharapkan membuat pelancong dapat merasakan kehangatan keragaman budaya Taoyuan sejak pertama kali memasuki stasiun.
Ia juga menilai stasiun dan gerbong MRT bukan sekadar ruang transportasi publik, melainkan wadah interaksi sosial yang bernilai tinggi. Karena itu, kehadiran musik diharapkan dapat menambahkan unsur humanis dan budaya dalam sistem transportasi umum.
Proyek ini dikerjakan melalui kolaborasi dengan Longtan Philharmonic Orchestra dan talenta musik lokal. Salah satunya komposer muda Vincent Chang yang terlibat dalam proses penciptaan aransemen. Program ini juga disebut membuka lebih banyak panggung bagi musisi generasi muda untuk berkembang.
Kepala National Hsinchu Living Arts Center, Yeh Yu-cheng, mengatakan proyek seni suara tersebut mencakup tiga dimensi utama: esensi keindahan musik, pelestarian budaya lokal, dan keterlibatan komunitas edukasi. Menurutnya, pendekatan ini berupaya mendekatkan seni kepada masyarakat melalui perpaduan musik klasik, jaz, dan melodi tradisional lokal.
Yeh menambahkan, penghubung tujuh stasiun di sepanjang jalur MRT memungkinkan program tersebut menampilkan ragam budaya yang dinamis, mulai dari tradisi masyarakat adat Taiwan dan Hakka, antusiasme olahraga, hingga sejarah panjang kota. Sebagai kota gerbang internasional, Taoyuan dinilai memberi kesan awal bagi wisatawan asing yang datang ke Taiwan. Melodi tematik bertajuk “Mendengar Suara Daerah” diharapkan dapat memperkenalkan estetika budaya serta wajah ramah Taiwan kepada dunia.
Taoyuan Metro menyebut Chang mengadaptasi sejumlah lagu terkenal dengan aransemen inovatif untuk menciptakan tujuh melodi masuk stasiun. Masing-masing berdurasi 30 detik dan dirancang agar setiap stasiun memiliki “kartu nama suara” yang autentik.