BERITA TERKINI
Trump Beri Sinyal Siap Akhiri Perang AS-Iran, Klaim Kesepakatan Mulai Terbentuk

Trump Beri Sinyal Siap Akhiri Perang AS-Iran, Klaim Kesepakatan Mulai Terbentuk

Donald Trump memberi sinyal kesiapan untuk menyudahi perang Amerika Serikat (AS) dengan Iran, meski rincian kesepakatan yang dimaksud masih belum jelas dan jalan menuju perdamaian permanen dinilai tetap penuh hambatan.

Selama tujuh minggu sejak AS bergabung dengan Israel melancarkan serangan terhadap Iran, Trump cenderung membiarkan kriteria dan garis waktu penghentian perang tetap ambigu. Namun, dalam serangkaian wawancara dan unggahan di media sosial pada Jumat (17/4), ia mengindikasikan perundingan telah menghasilkan kerangka kesepakatan yang disebutnya cukup matang.

Sinyal tersebut mempertegas ambisi Trump untuk segera mengakhiri peperangan dan mengalihkan fokus ke agenda domestik menjelang pemilu paruh waktu (midterm) pada November mendatang.

Dalam salah satu unggahannya di platform Truth Social, Trump menulis bahwa Iran telah setuju untuk tidak akan pernah menutup Selat Hormuz lagi. Klaim itu disebut sebagai pernyataan sepihak yang belum dikonfirmasi oleh Teheran.

Iran, menurut laporan tersebut, hanya menyatakan bahwa jalur strategis yang mengalirkan sekitar 20% pasokan minyak global itu akan tetap dibuka selama gencatan senjata antara Israel dan Lebanon berlangsung.

Perkembangan ini segera memengaruhi pasar keuangan. Wall Street merespons cepat: indeks S&P 500 melonjak ke rekor tertinggi, nilai tukar dolar AS sempat menghapus seluruh keuntungan yang diperoleh selama masa perang, sementara harga minyak mentah turun ke kisaran US$90 per barel.