Haul Ulama dan Habaib Betawi 2026 yang digelar di Plaza Monas sisi selatan, Jakarta Pusat, Jumat (19/6/2026) malam, mendapat sambutan dari ulama serta tokoh masyarakat Betawi. Sejumlah pihak berharap kegiatan yang digagas Pemerintah Provinsi DKI Jakarta itu dapat menjadi agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahun.
Tokoh Islam Betawi, KH Muhyiddin Ishaq, menyebut pelaksanaan tahun ini merupakan Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi pertama. Ia mengatakan gagasan penyelenggaraan kegiatan tersebut berasal dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
“Yang dihauli hari ini oleh Pemprov DKI gagasannya Gubernur DKI Jakarta. Mudah-mudahan ini bukan yang pertama dan terakhir, mudah-mudahan berkesinambungan setiap tahun,” ujar KH Muhyiddin dalam sambutannya.
Menurut dia, respons masyarakat terhadap pelaksanaan haul sangat besar. Antusiasme jamaah terlihat dari banyaknya peserta yang hadir hingga memenuhi area sekitar lokasi acara.
“Respons masyarakat luar biasa. Ibu-ibu saja malam ini banyak yang hadir. Bapak-bapak sampai ke jalan,” katanya.
KH Muhyiddin juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai, apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan tahun ini, hal itu dapat menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan berikutnya.
“Kalaupun ada sana-sini kekurangan, tahun depan diperbaiki,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, ia turut mendoakan agar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung diberikan kesehatan dan kekuatan dalam memimpin Jakarta.
“Kita doakan gubernur kita dipelihara kesehatannya oleh Allah SWT untuk menuju Jakarta global yang baik,” kata dia.
Pernyataan senada disampaikan tokoh masyarakat Betawi sekaligus mantan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo. Ia menyebut gagasan penyelenggaraan Haul Akbar Ulama dan Habaib Betawi murni berasal dari Pramono Anung.