BERITA TERKINI
SMKN 2 Trenggalek Gelar Rangkaian Kegiatan Internal untuk Asah Kreativitas dan Serap Lulusan ke Industri

SMKN 2 Trenggalek Gelar Rangkaian Kegiatan Internal untuk Asah Kreativitas dan Serap Lulusan ke Industri

TRENGGALEK — SMKN 2 Trenggalek menggelar rangkaian kegiatan internal di lingkungan sekolah dengan melibatkan seluruh civitas akademika. Kegiatan ini ditujukan untuk memadukan kompetensi dan kreativitas siswa, baik antarjurusan maupun lintas jurusan.

Melalui agenda bertajuk Gelar Karya dengan tema unik, peserta didorong menampilkan ide-ide, termasuk yang berada di luar bidang keahliannya. Kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai sarana edukasi penyegaran pembelajaran serta bagian dari strategi sekolah dalam meningkatkan keterserapan lulusan ke dunia industri.

Kepala SMKN 2 Trenggalek, Masrur Hanapi, mengatakan substansi pelaksanaan kegiatan tersebut adalah menyediakan fasilitasi agar kemampuan kognitif dan afektif siswa berkembang secara seimbang.

“Untuk keseimbangan antara kognitif dan afektif siswa. Ketika bisa seimbang, maka prestasi akademis serta kemampuan psikomotorik akan optimal,” kata Masrur Hanapi, Senin, 15 Juni 2026.

Menurut dia, visi SMKN 2 Trenggalek sebagai lembaga vokasi adalah mengeksplorasi hard skill dan soft skill serta kreativitas secara proporsional. Ia menjelaskan, otak kiri cenderung berfokus pada logika, analisis, verbal, dan pemikiran sekuensial, sementara otak kanan berkaitan dengan kreativitas, imajinasi, intuisi, seni, dan kemampuan spasial.

Masrur menambahkan, sekolah memiliki tanggung jawab moral untuk mendidik, membina, melatih, serta menyediakan sarana dan prasarana agar peserta didik dapat memaksimalkan potensi. Ia juga menyebut upaya membangun kebahagiaan kolektif sebagai salah satu cara menggugah potensi siswa.

“Setelah semua berjalan baik, ada upaya lain menggugah potensi siswa. Yakni dengan mengupayakan kebahagiaan kolektif. Itu untuk memicu hormon epinefrin yang membantu memulihkan flash dan memunculkan ide-ide baru,” ujarnya.

Di sisi lain, sekolah juga menaruh perhatian pada peningkatan keterserapan lulusan di industri. Target yang dipasang adalah lebih dari 80% siswa sudah bekerja sebelum menerima ijazah.

Untuk mendukung target tersebut, SMKN 2 Trenggalek menyelenggarakan job fair dengan menggandeng 28 industri besar yang membuka peluang rekrutmen bagi 2.100 lulusan. Dinas Tenaga Kerja turut memberikan layanan pembuatan kartu kuning (AK1) secara gratis bagi pencari kerja, serta pelatihan table manner dan prospek kerja.

“Targetnya, lulusan tahun ini maupun alumni yang belum terserap dapat bekerja sesuai bidang keahlian hanya dengan sertifikat kompetensi kerja. Alhamdulillah, jumlah siswa yang sudah terserap mendekati 340 orang (sebelumnya 337),” kata Masrur.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, ia berharap lulusan SMKN 2 Trenggalek tidak hanya siap kerja, tetapi juga kreatif, bugar, dan mampu menciptakan peluang baru pada masa depan.

Sementara ini, agenda yang digelar masih bersifat internal di lingkup SMKN 2 Trenggalek. Namun, sekolah membuka peluang untuk memperluas kegiatan dengan melibatkan pihak eksternal pada waktu mendatang.

“Tahun depan dimungkinkan adanya acara bersama dengan sekolah lain, sudah direncanakan. Namun tetap diperlukan koordinasi ekstensif dengan pihak eksternal,” pungkasnya.