BERITA TERKINI
Siswa SMAN 1 Sleman Manfaatkan Streaming Film dan Serial untuk Redakan Stres Usai Ujian

Siswa SMAN 1 Sleman Manfaatkan Streaming Film dan Serial untuk Redakan Stres Usai Ujian

Menonton film dan serial digital menjadi salah satu pilihan aktivitas siswa SMAN 1 Sleman untuk meredakan stres setelah ujian dan padatnya kegiatan belajar. Bagi sebagian pelajar, hiburan digital tidak hanya berfungsi sebagai rekreasi, tetapi juga cara menjaga keseimbangan antara tuntutan akademik dan kebutuhan beristirahat.

Kedekatan siswa dengan konten hiburan digital terlihat dalam kegiatan meet and greet pemeran serial WeTV Original Samuel yang digelar di SMAN 1 Sleman, Selasa (23/6/2026). Ratusan siswa memadati lokasi acara dan menyambut antusias kehadiran para pemain.

Salah satu siswi, Ghaisani Quinn Noriesda Qurotaa’yun, mengatakan kegiatan menonton film ia jadikan sebagai bentuk penghargaan untuk diri sendiri setelah menyelesaikan kewajiban akademik. Siswi yang akrab disapa Gege itu menilai menonton juga membantunya memulihkan energi setelah menjalani masa belajar yang intensif.

“Selama ujian saya menghindari menonton. Setelah ujian selesai, saya biasanya menonton episode-episode yang sudah saya kumpulkan sebelumnya. Itu menjadi cara saya untuk refreshing setelah belajar serius,” kata Gege, Selasa (23/6/2026).

Gege menuturkan proses belajar dalam waktu panjang kerap menimbulkan kejenuhan dan kelelahan mental. Karena itu, ia memerlukan waktu untuk melakukan recharge melalui aktivitas yang disukai, termasuk menonton film maupun serial digital.

Ia juga mengaku berlangganan sejumlah platform streaming, salah satunya WeTV, untuk mengikuti serial yang diminati. Menurutnya, cerita yang dekat dengan kehidupan remaja membuat pengalaman menonton lebih menarik sekaligus membantu mengalihkan pikiran dari tekanan belajar sehari-hari.

Pengalaman serupa dirasakan siswa lainnya. Bagi mereka, menonton konten hiburan digital menjadi cara sederhana untuk beristirahat sejenak dari rutinitas sekolah, tugas, dan target akademik.

Antusiasme siswa tampak saat para pemeran serial WeTV Original Samuel—Andy William, Rafly Altama, dan Yusuf Kartiko—memasuki area acara dan menyapa peserta. Sorak-sorai terdengar sepanjang kegiatan berlangsung.

Selain berbagi pengalaman tentang proses produksi serial remaja tersebut, para pemain juga berinteraksi langsung dengan siswa melalui sejumlah aktivitas, salah satunya menjadi juri lomba kreasi rompi yang melibatkan peserta dari kalangan pelajar.

Siswa lainnya, Pandu Gabriel Pratama, menilai perkembangan layanan streaming membuat aktivitas menonton semakin mudah dilakukan kapan saja dan di mana saja. Ia menyebut kemudahan akses tersebut membuat hiburan digital semakin dekat dengan kehidupan pelajar.

“Acara-acara berbayar seperti ini tidak hanya bisa diakses di rumah, tetapi juga melalui HP, laptop, dan perangkat lainnya. Kemudahan tersebut membuat pengalaman menonton menjadi lebih praktis,” kata Pandu.

Menurut Pandu, selain kemudahan akses, ketertarikan pelajar terhadap serial digital juga dipengaruhi tema cerita yang dekat dengan keseharian mereka, seperti persahabatan, pergaulan, dan dinamika kehidupan anak muda.

Fenomena menonton film dan serial digital di kalangan siswa SMAN 1 Sleman menunjukkan hiburan digital kini menjadi bagian dari pola pengelolaan stres pelajar. Dengan berkembangnya layanan streaming dan beragam pilihan tontonan, aktivitas tersebut menjadi salah satu cara yang dipilih siswa untuk memulihkan energi dan mempersiapkan diri menghadapi kegiatan belajar berikutnya.