Jagat sinema DC Universe (DCU) di bawah arahan James Gunn dan Peter Safran terus bergerak dengan perkembangan baru. Salah satu proyek televisi yang tengah disiapkan, Paradise Lost, dilaporkan telah menunjuk tim penulis skenario baru untuk mengembangkan arah ceritanya.
Dua penulis yang direkrut adalah Kira Snyder dan Janet Lin. Keduanya akan menggarap serial yang diposisikan sebagai prekuel dari mitologi Wonder Woman.
Kira Snyder dikenal melalui keterlibatannya dalam serial distopia The Handmaid's Tale. Sementara Janet Lin memiliki pengalaman menulis untuk serial fantasi The Wheel of Time di Prime Video, serta drama Bridgerton di Netflix.
Sejak diumumkan sebagai bagian dari proyek DCU Babak 1 bertajuk Gods and Monsters, James Gunn menyatakan bahwa Paradise Lost tidak akan dikemas sebagai tontonan pahlawan super konvensional. Serial yang direncanakan tayang di HBO Max ini dideskripsikan sebagai drama politik berdarah dengan atmosfer yang disebut serupa Game of Thrones.
Cerita akan berlatar di Themyscira, atau Paradise Island, dan mengeksplorasi asal-usul, budaya, serta konflik internal masyarakat Amazon. Narasi utamanya berfokus pada intrik, pengkhianatan, dan pertarungan antarfaksi perempuan Amazon dalam memperebutkan takhta, pada masa jauh sebelum kelahiran Diana Prince.
Dengan latar waktu yang mundur jauh ke masa lalu, Diana Prince disebut kemungkinan besar tidak akan muncul atau setidaknya tidak menjadi pusat cerita. Meski begitu, serial ini diposisikan penting bagi masa depan DCU karena bertujuan membangun fondasi mitologi, menjelaskan asal-usul sihir, dan memperkenalkan struktur sosial suku Amazon. Elemen-elemen tersebut disebut akan memberi konteks ketika versi baru Wonder Woman kelak diperkenalkan kembali di layar lebar.