BERITA TERKINI
Senam Jumat Pagi dan Gotong Royong Jadi Rutinitas Warga Desa Dusun Baru Seginim

Senam Jumat Pagi dan Gotong Royong Jadi Rutinitas Warga Desa Dusun Baru Seginim

Pemerintah Desa Dusun Baru, Kecamatan Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan, menggiatkan pola hidup sehat sekaligus budaya gotong royong melalui kegiatan senam bersama yang rutin digelar setiap Jumat pagi. Kegiatan ini berlangsung di halaman Kantor Desa Dusun Baru dan diikuti oleh ibu-ibu serta warga lanjut usia (lansia).

Senam bersama tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat. Selain untuk menjaga kebugaran, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga.

Usai senam, para peserta tidak langsung pulang. Mereka melanjutkan kegiatan dengan gotong royong membersihkan lingkungan sekitar kantor desa dan sejumlah area publik. Kegiatan kebersihan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian bersama untuk menjaga lingkungan tetap sehat, bersih, dan nyaman.

Kepala Desa Dusun Baru, Husnaniah, mengatakan senam rutin merupakan bagian dari upaya pemerintah desa meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, terutama ibu rumah tangga dan lansia yang membutuhkan aktivitas fisik secara teratur.

“Senam bersama ini kami laksanakan setiap Jumat pagi sebagai salah satu langkah menjaga kesehatan masyarakat. Dengan berolahraga secara rutin, tubuh menjadi lebih bugar dan daya tahan tubuh juga meningkat,” ujar Husnaniah.

Menurutnya, kesehatan masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung aktivitas sehari-hari. Karena itu, pemerintah desa berupaya menyediakan ruang bagi warga untuk berolahraga bersama sekaligus membangun kebersamaan.

Selain fokus pada kesehatan, pemerintah desa juga mengajak warga menjaga kebersihan lingkungan melalui gotong royong setelah senam. “Kami langsung melanjutkan kegiatan dengan membersihkan lingkungan sekitar kantor desa. Ini merupakan bentuk kebersamaan sekaligus upaya menjaga lingkungan agar tetap bersih dan nyaman,” tambahnya.

Husnaniah turut mengimbau masyarakat meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan, antara lain dengan membuang sampah pada tempat yang disediakan. Ia mengingatkan kebiasaan membuang sampah sembarangan dapat memicu persoalan lingkungan, termasuk penyumbatan saluran drainase yang berpotensi menimbulkan genangan air hingga banjir saat musim hujan.

“Kami mengajak seluruh warga untuk membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya. Jika lingkungan bersih dan drainase tidak tersumbat, maka risiko banjir juga dapat diminimalkan,” ujarnya.

Kegiatan senam dan gotong royong ini menjadi contoh kolaborasi pemerintah desa dan warga dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan bersih. Warga berharap rutinitas tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan ke depan, seiring komitmen pemerintah desa mendorong partisipasi masyarakat dalam program kesehatan serta kebersihan lingkungan.