Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai NasDem, Sri Wahyuni Utami Herman, S.T., melaksanakan kegiatan Reses III Masa Sidang Tahun 2025–2026 di Desa Dermayu, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan reses tersebut merupakan bagian dari tugas konstitusional anggota legislatif untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung di daerah pemilihannya. Dalam pertemuan bersama warga, tokoh masyarakat, serta perangkat desa, Sri Wahyuni Utami mendengarkan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di tingkat desa.
Dalam agenda itu, Sri Wahyuni juga mengajak warga dan memberikan edukasi mengenai pemanfaatan limbah sampah, khususnya botol kemasan plastik. Ia menekankan bahwa persoalan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama, sehingga masyarakat didorong untuk memilah sampah.
“Mengajak masyarakat bahwa sampah bukan saja menjadi tanggungjawab pemerintah tapi tanggungjawab bersama makanya kami mengajak mereka untuk memilah sampah khusunya sampah kemasan botol plastik, secara ekonomi akan dikembalikan manfaat ekonominya kepada mereka semua,” kata Sri Wahyuni.
Ia mendorong adanya gerakan peduli sampah yang melibatkan berbagai unsur di desa. Menurutnya, upaya tersebut membutuhkan koordinasi dengan pemerintah desa, termasuk mengajak jajaran dari tingkat RT hingga kelompok masyarakat seperti PKK dan Posyandu.
“Mewujudkan hal tersebut diperlukan koordinasi dengan Pak Kuwu dan Bu Kuwu untuk mengajak seluruh jajaran dari tingkat RT sampai PKK dan Posyandu untuk menjadi bagian dari gerakan bahwa kita peduli sampah, akan menjadi gerakan SWH peduli sampah,” ujarnya.
Sri Wahyuni menambahkan, untuk mendukung pelaksanaan kegiatan, diperlukan anggaran. Ia menyatakan akan menyiapkan peralatan yang dapat digunakan masyarakat untuk bank sampah.
“Untuk terlaksananya kegiatan tentunya dibutuhkan anggaran maka sebagai bentuk kepedulian akan menyiapkan peralatannya untuk bisa digunakan masyarakat sebagai bank sampah,” ungkapnya.
Ia juga menyebut akan kembali berkoordinasi untuk menentukan lokasi penempatan bank sampah. “Nanti akan melakukan koordinasi kembali untuk mencari lokasi penempatan bank sampah diletakan,” tuturnya.
Di akhir kegiatan, Sri Wahyuni berpesan agar masyarakat turut mengurangi timbulan sampah dalam aktivitas sehari-hari. Ia mengimbau warga membawa tas sendiri saat berbelanja dan membuang sampah pada tempatnya.
“Kepada masyarakat agar mengurangi limbah sampah setiap belanja membawa tas sendiri jika belanjaan banyak dan buanglah sampah pada tempatnya,” pungkasnya.