Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Kabupaten Karawang – Pusat Madiun menggelar rapat internal di Padepokan “Among Rasa”, Minggu (26/4/2026). Pertemuan tersebut menetapkan sejumlah ketentuan penting sekaligus menyusun rangkaian kegiatan resmi yang akan dilaksanakan dalam beberapa bulan ke depan.
Rapat dihadiri seluruh pengurus dan perwakilan dari berbagai wilayah. Agenda utamanya adalah menyamakan langkah agar seluruh kegiatan organisasi berjalan tertib dan teratur.
Dalam rapat itu, pengurus menyepakati beberapa aturan dasar yang wajib dipatuhi. Salah satunya, setiap tempat latihan diwajibkan memiliki surat izin resmi dari pemerintah wilayah setempat guna memastikan kegiatan berlangsung sah dan terjamin keamanannya.
Latihan rutin disebut tetap berjalan seperti biasa, dengan imbauan agar peserta tidak khawatir selama memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Selain itu, pembuatan Buku Himpunan khusus wilayah Kabupaten Karawang dinyatakan hanya diperuntukkan bagi keperluan pertandingan di bawah naungan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI).
Salah satu agenda utama yang disepakati adalah rencana pelaksanaan pendadaran siswa PSHT yang diikuti peserta dari empat wilayah, yakni Bogor, Depok, Bekasi, dan Karawang. Ketua PSHT Cabang Kabupaten Karawang, Suherman, menyebut kegiatan akan dipusatkan di wilayah barat dengan lokasi pelaksanaan berada di lingkungan Cabang Kabupaten Karawang.
Menurut Suherman, pendadaran diperkirakan diikuti sekitar 327 siswa, terdiri atas Bogor 85 orang, Bekasi 168 orang, Depok 34 orang, Karawang 30 orang, serta 10 peserta dari luar wilayah.
Pendadaran dijadwalkan berlangsung pada 30–31 Mei 2026 di Tempuran, Desa Ciparage, Kecamatan Tempuran. Setelah itu, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan tes Penilaian Tingkat Jago pada 13 Juni 2026 di Padepokan PSHT Karawang mulai pukul 13.00 WIB.
Adapun pengesahan tingkat direncanakan digelar bertahap di beberapa kota, yakni tahap 1 di Bekasi pada 20 Juni 2026, tahap 2 di Bandung pada 27 Juni 2026, dan tahap 3 di Cirebon pada 4 Juli 2026.
Panitia juga menyusun rincian persiapan pendadaran, termasuk konsumsi tiga kali makan (Sabtu siang, Sabtu malam, dan Minggu pagi) serta makanan ringan untuk sekitar 800 orang. Dari sisi personel, panitia menyiapkan 150 petugas pengamanan dan pendukung, serta 100 tim penguji yang disebut telah memiliki kualifikasi.
Untuk administrasi dan perizinan, panitia menyiapkan surat izin penggunaan tempat dari Pemerintah Desa Ciparage, surat dukungan dari SMA Negeri 1 Tempuran, serta surat keterangan dari Polsek, Koramil, dan Pemerintah Desa Pegadungan.
Perlengkapan yang disiapkan meliputi spanduk kegiatan, kotak pertolongan pertama, delapan baterai cadangan untuk peralatan suara, serta kendaraan ambulans sebagai bagian dari pengamanan peserta. Selain itu, survei lokasi dijadwalkan dilakukan pada 26 April 2026 pukul 09.00 WIB untuk memastikan fasilitas berfungsi dengan baik.
Pengurus menyatakan seluruh persiapan dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan lancar dan aman, sekaligus mendukung kemajuan organisasi serta perkembangan kemampuan peserta.