TILAMUTA — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Boalemo menggelar rapat internal rutin di ruang rapat kantor setempat, Senin (20/04/26). Rapat dipimpin Ketua Bawaslu Boalemo Ronald Ch. Rampi, S.Sos., sebagai forum evaluasi capaian kinerja sekaligus pemantapan rencana program kerja pada masing-masing subbagian.
Dalam arahannya, Ronald menekankan pentingnya soliditas internal serta ketepatan perencanaan dan pelaksanaan program. Setelah itu, rapat dilanjutkan dengan pemaparan progres dan rencana kerja dari para kepala subbagian.
Kepala Subbagian Administrasi, Riki Ismail, S.T., melaporkan realisasi anggaran mencapai 29,04 persen. Ia menyebut capaian tersebut didukung perencanaan yang terukur serta pengendalian administrasi yang konsisten.
“Realisasi anggaran sebesar 29,04 persen ini kami pastikan berjalan sesuai dengan perencanaan dan kebutuhan program prioritas lembaga. Kami terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap setiap kegiatan agar penggunaan anggaran tetap efisien, akuntabel, serta mampu mendukung percepatan pelaksanaan agenda strategis Bawaslu Boalemo dalam beberapa bulan ke depan,” ujar Riki.
Dari sisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa (P3S) serta dukungan hukum, Kepala Subbagian P3S dan Hukum Ridwan Dahiba, S.Sos., menyampaikan kesiapan jajarannya menghadapi agenda teknis yang telah terjadwal pada Mei dan Juni, termasuk proses administrasi pengembalian barang dugaan pelanggaran.
“Kami memastikan seluruh tahapan administrasi, dokumen pendukung, serta kesiapan sarana dan prasarana disiapkan secara tertib dan profesional. Setiap agenda akan dilaksanakan setelah memperoleh pengesahan melalui pleno pimpinan sehingga seluruh proses berjalan sesuai ketentuan dan prinsip kehati-hatian,” kata Ridwan.
Sementara itu, Kepala Subbagian Pengawasan Pemilu dan Humas Sumarni Utiarahman, S.Sos., memaparkan sejumlah agenda pengawasan partisipatif dan penguatan kelembagaan yang tengah dipersiapkan, mulai dari P2P, uji petik PDPB, pengembangan Saka Adhyasta Pemilu, optimalisasi PPID, hingga agenda inklusivitas bagi kelompok disabilitas.
“Kami berkomitmen memastikan seluruh agenda pengawasan dan kehumasan berjalan terarah dan berdampak. Saat ini kami menunggu arahan teknis lanjutan dari Bawaslu Provinsi serta penetapan melalui pleno pimpinan agar setiap kegiatan dapat terlaksana tepat waktu, tepat sasaran, dan mampu memperkuat partisipasi publik dalam pengawasan pemilu,” jelas Sumarni.
Bawaslu Boalemo menyatakan rapat internal tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola kelembagaan. Melalui sinergi antar-subbagian, lembaga berharap program kerja dapat berjalan efektif, transparan, dan akuntabel untuk mendukung pengawasan pemilu yang berintegritas.