BERITA TERKINI
Rakerda IWO Aceh Barat Bahas Penguatan Organisasi, IWO Aceh Siapkan Rakerwil-UKW dan Peluncuran Website

Rakerda IWO Aceh Barat Bahas Penguatan Organisasi, IWO Aceh Siapkan Rakerwil-UKW dan Peluncuran Website

Ikatan Wartawan Online (IWO) Aceh Barat menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Adam’s Cafe, Jalan Imam Bonjol, Gampong Seuneubok, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Jumat (12/6/2026). Forum ini berlangsung dinamis dengan diskusi yang berkembang aktif dan menghasilkan sejumlah rekomendasi untuk penguatan organisasi.

Rakerda dibuka Ketua IWO Provinsi Aceh, Khairan. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya membangun organisasi pers yang profesional, tertata, dan memiliki tata kelola yang baik di setiap tingkatan kepengurusan.

Khairan menyebut Rakerda di Aceh Barat merupakan bagian dari agenda konsolidasi yang sedang berjalan di berbagai kabupaten dan kota di Aceh, sekaligus penguatan organisasi secara nasional. Ia juga menyampaikan sejumlah agenda yang tengah dipersiapkan IWO Provinsi Aceh, di antaranya Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) yang direncanakan dikemas bersamaan dengan Uji Kompetensi Wartawan (UKW), peluncuran website resmi IWO Provinsi Aceh, pengembangan sistem database keanggotaan terintegrasi, serta penguatan program organisasi lainnya.

Sementara itu, Ketua IWO Aceh Barat, Syamsul Rizal, A.Md., mengatakan Rakerda menjadi momentum untuk mengevaluasi program kerja, memperkuat soliditas organisasi, dan menyusun langkah strategis yang diharapkan memberi manfaat bagi anggota maupun masyarakat.

Kegiatan ini diketuai Andi Kirana selaku Ketua Panitia. Jalannya persidangan dipandu Ustadz Syamsul Kamal sebagai Koordinator Sidang.

Setelah pembukaan, peserta dibagi ke dalam tiga komisi untuk membahas isu strategis melalui diskusi yang menyerupai focus group discussion (FGD). Komisi A membahas Organisasi dan Kelembagaan, mencakup evaluasi program kerja, penguatan struktur kepengurusan, administrasi dan keanggotaan, serta kaderisasi. Pembahasan di komisi ini mengemuka saat menyoroti efektivitas pembagian tugas dan strategi meningkatkan partisipasi anggota.

Komisi B membahas Jurnalistik, Etika, Profesionalisme, dan Transformasi Digital. Peserta menekankan pentingnya menjaga kode etik jurnalistik, meningkatkan kualitas pemberitaan melalui verifikasi informasi, memperkuat kompetensi wartawan, serta mendorong pengembangan media digital yang profesional. Sejumlah perbedaan pandangan terkait prioritas peningkatan kapasitas anggota dan strategi pengembangan media dirumuskan menjadi rekomendasi bersama.

Komisi C membahas Peran Pers, Kemitraan, dan Pembangunan Daerah. Forum ini menyoroti pentingnya menjaga independensi pers, membangun kemitraan yang sehat dengan berbagai pihak, meningkatkan literasi publik, serta mengoptimalkan peran media dalam mengawal pembangunan dan menyuarakan aspirasi masyarakat Aceh Barat.

Seluruh hasil pembahasan komisi kemudian dibawa ke Sidang Pleno Gabungan yang dipimpin Koordinator Sidang. Dalam pleno, masing-masing komisi mempresentasikan hasilnya untuk ditanggapi dan disempurnakan. Sejumlah poin sempat memunculkan perdebatan terkait skala prioritas program kerja dan implementasinya, namun peserta menyepakati keputusan melalui musyawarah mufakat.

Rakerda menetapkan sejumlah program prioritas, antara lain penguatan kelembagaan organisasi, peningkatan profesionalisme wartawan, penataan administrasi dan database keanggotaan, pengembangan media digital, serta perluasan kontribusi IWO Aceh Barat dalam mendukung pembangunan daerah melalui penyajian informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab.

Di akhir kegiatan, peserta menyatakan komitmen menjadikan hasil Rakerda sebagai pedoman pelaksanaan program kerja organisasi.