Partai Solidaritas Indonesia (PSI) membantah anggapan bahwa rangkaian kunjungan Presiden ke-7 RI Joko Widodo ke sejumlah daerah bermuatan agenda safari politik. PSI menyatakan kehadiran Jokowi dilakukan untuk memenuhi undangan dari masyarakat, termasuk menghadiri kegiatan tertentu yang melibatkan PSI.
Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua Umum PSI Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka usai menghadiri kegiatan santunan bagi sekitar 100 anak yatim piatu dari wilayah Jabodetabek. Kegiatan tersebut digelar DPP PSI dalam rangka menyambut Tahun Baru Hijriah 1 Muharam, di Kantor DPP PSI, Jakarta.
“Ini bukan safari politik sebetulnya. Ini lebih ke arah bagaimana seperti yang sudah disampaikan Pak Jokowi itu memenuhi sejumlah undangan dari masyarakat, termasuk juga kalau ada kegiatan-kegiatan di Partai Solidaritas Indonesia,” kata Isyana.
Isyana juga menyebut Jokowi sebelumnya telah menyampaikan kondisi kesehatannya membaik, sehingga dapat kembali menghadiri berbagai agenda yang datang dari masyarakat.
“Pak Jokowi, yang seperti disampaikan, bahwa saat ini kondisinya sudah sehat dan sudah bisa lagi memenuhi undangan yang ada dari seluruh masyarakat,” ujarnya.
Ketika ditanya mengenai kemungkinan pengumuman posisi Jokowi di PSI, Isyana tidak memberikan penjelasan lebih lanjut dan meminta publik menunggu perkembangan berikutnya. “Kita tunggu saja,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Isyana menyampaikan PSI saat ini memfokuskan perhatian pada penguatan organisasi hingga tingkat daerah. Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari persiapan menghadapi tahapan verifikasi administrasi dan verifikasi faktual menjelang Pemilu 2029.
Menurutnya, konsolidasi internal dan pembentukan struktur kepengurusan menjadi agenda prioritas partai. “Kalau saat ini PSI tengah fokus untuk membentuk struktur. Saat ini yang difokuskan adalah itu,” tuturnya.