SOLO — Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menegaskan rangkaian kunjungan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) ke berbagai daerah tidak berkaitan dengan agenda politik. PSI menyebut kegiatan tersebut merupakan upaya memenuhi undangan masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi kebangsaan.
Wakil Ketua Umum PSI Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka mengatakan Jokowi kembali aktif menghadiri berbagai kegiatan setelah kondisi kesehatannya membaik. “Ini bukan safari politik. Lebih kepada bagaimana Pak Jokowi memenuhi sejumlah undangan dari masyarakat, termasuk apabila terdapat kegiatan bersama Partai Solidaritas Indonesia,” ujar Isyana di Kantor DPP PSI, Jakarta, Selasa (16/6/2026).
Pernyataan itu disampaikan Isyana usai menghadiri kegiatan santunan bagi sekitar 100 anak yatim piatu dari wilayah Jabodetabek dalam rangka memperingati Tahun Baru Hijriah 1 Muharam. Menurutnya, Jokowi juga telah menyampaikan bahwa kondisinya saat ini sudah sangat baik sehingga dapat kembali memenuhi undangan dari berbagai kalangan.
“Beliau sudah bisa kembali menjalankan aktivitas dan memenuhi undangan yang datang dari masyarakat,” kata Isyana.
Ketika ditanya mengenai kemungkinan peran atau posisi Jokowi di PSI, Isyana belum memberikan penjelasan lebih jauh. “Kita tunggu saja,” ujarnya singkat.
Di sisi lain, Isyana menyebut PSI tengah memusatkan perhatian pada penguatan struktur organisasi menjelang tahapan verifikasi administrasi dan verifikasi faktual partai politik yang dijadwalkan berlangsung pada 2027. “Fokus utama kami saat ini adalah memperkuat organisasi untuk menghadapi tahapan tersebut,” tambahnya.
Penegasan serupa juga disampaikan Ketua Umum Gerakan Nusantara (Gentara) Zulfan Lindan. Ia menepis anggapan bahwa safari kebangsaan Jokowi merupakan bagian dari langkah politik, dan menilai kunjungan itu lebih mencerminkan hubungan emosional mantan kepala negara dengan masyarakat.
“Ini bukan soal politik atau kekuasaan, melainkan hubungan batin antara seorang pemimpin dengan rakyat yang pernah dipimpinnya,” ujar Zulfan.
Zulfan mengaku sempat berdiskusi lebih dari dua jam dengan Jokowi di kediamannya di Solo, Jawa Tengah, pekan lalu. Ia menyebut selama hampir dua tahun terakhir banyak masyarakat dari berbagai daerah datang ke Solo untuk bertemu Jokowi. Karena itu, Zulfan menilai wajar jika Jokowi kini membalas silaturahmi dengan mendatangi masyarakat secara langsung.
Sebelumnya, Ketua DPP PSI Bestari Barus menyampaikan safari kebangsaan Jokowi dijadwalkan dimulai dari Lampung pada akhir Juni 2026. Setelah itu, kunjungan akan berlanjut ke Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Jawa Barat sebagai bagian dari rangkaian agenda ke 38 provinsi.
Bestari juga menyatakan PSI berharap Jokowi turut menyampaikan pesan dukungan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam setiap kunjungan ke daerah.