BERITA TERKINI
Prabowo Panggil Komisaris dan Direksi Himbara ke Istana, Bahas Arah Ekonomi dan Arahan untuk Perbankan BUMN

Prabowo Panggil Komisaris dan Direksi Himbara ke Istana, Bahas Arah Ekonomi dan Arahan untuk Perbankan BUMN

Jajaran komisaris dan direksi Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) mendatangi Istana Kepresidenan Jakarta pada siang hari ini untuk bertemu Presiden Prabowo Subianto. Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah menteri dan pejabat terkait, dengan agenda pembahasan kondisi serta arah perekonomian Indonesia ke depan.

Berdasarkan pantauan di kompleks Istana Kepresidenan, rombongan Himbara tiba sekitar pukul 14.00 WIB. Sejumlah pimpinan bank pelat merah terlihat hadir, di antaranya Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Hery Gunardi, Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Nixon Napitupulu, serta Wakil Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Alexandra Askandar, bersama jajaran komisaris dan direksi lainnya.

Nixon Napitupulu mengatakan dirinya belum mengetahui secara rinci alasan pemanggilan jajaran Himbara ke Istana. Namun, ia menyebut pemberitahuan untuk hadir sudah diterima sejak dua atau tiga hari sebelumnya.

Sejumlah pejabat pemerintah juga terpantau hadir. Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara tiba lebih dulu, disusul Chief Investment Officer (CIO) BPI Danantara Pandu Sjahrir dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Suahasil menyampaikan kehadirannya untuk mengikuti rapat bersama Presiden dan jajaran Himbara. Ia mengatakan penjelasan lebih lanjut akan disampaikan setelah rapat berlangsung. Airlangga juga menyatakan kedatangannya untuk mengikuti rapat, namun belum mengungkapkan detail pembahasannya.

Pandu Sjahrir menyebut rapat tersebut membahas ekonomi bersama bank-bank Himbara, tetapi belum membeberkan apakah ada penugasan baru dari Presiden.

Adapun Chief Executive Officer (CEO) BPI Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan pertemuan itu bertujuan agar jajaran Himbara mendapatkan pandangan, arahan, dan sesi berbagi mengenai perekonomian Indonesia ke depan.

Rosan menilai pertemuan tersebut diharapkan menjadi ruang yang produktif untuk memperoleh masukan, sehingga Himbara dapat berperan lebih baik sebagai salah satu penggerak perekonomian. Ia juga menyebut arahan tersebut ditujukan agar kinerja perbankan BUMN berjalan makin baik, makin prudent, serta memberikan dampak positif terhadap perekonomian Indonesia.