Konflik Rusia-Ukraina serta perkembangan terbaru terkait kesepakatan awal antara Amerika Serikat dan Iran menjadi dua pembahasan utama pada hari pertama Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kelompok Tujuh (G7) di Evian-les-Bains, Prancis.
Presiden AS Donald Trump tiba di lokasi pertemuan tak lama setelah mengumumkan adanya kesepakatan kerangka kerja dengan Iran yang ditujukan untuk meredakan ketegangan di Timur Tengah, menyusul konflik yang telah berlangsung lebih dari tiga bulan. Kepada wartawan, Trump mengatakan bahwa setelah ada kemajuan dalam isu Iran, Washington akan lebih memusatkan perhatian pada persoalan terkait perang di Ukraina.
Di sela-sela KTT, para pemimpin G7 mengadakan pertemuan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky. Menurut sumber diplomatik Prancis, negara-negara G7 sepakat untuk terus meningkatkan tekanan terhadap Rusia melalui sanksi, terutama yang menyasar sektor energi. Sumber yang sama menyebutkan para pemimpin juga sepakat mempertahankan dukungan bagi Ukraina, termasuk memperkuat kemampuan pertahanan udara dan melindungi infrastruktur.
Usai bertemu Zelensky, Trump menyatakan akan terus mendorong upaya pencarian solusi atas konflik di Ukraina, sembari menyampaikan keprihatinan atas kerusakan yang ditimbulkan pertempuran. Zelensky, di sisi lain, menegaskan prioritas Ukraina saat ini mencakup penguatan sistem pertahanan udara, mengamankan dukungan untuk menghadapi musim dingin mendatang, serta menjaga tekanan internasional guna mendorong langkah-langkah mengakhiri konflik.
Pada hari yang sama, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengumumkan paket sanksi baru yang menargetkan jaringan pelayaran dan keuangan yang, menurut Barat, digunakan Rusia untuk mengekspor energi dan mengurangi dampak sanksi yang sudah berlaku. Kanada juga mengumumkan sanksi baru terhadap 160 entitas yang terkait dengan aktivitas tersebut.
Selain isu Ukraina, situasi di Timur Tengah tetap menjadi perhatian dalam pertemuan para pemimpin G7. Pemimpin dari Mesir, Qatar, dan Uni Emirat Arab turut berpartisipasi dalam sesi mengenai stabilitas regional, dengan fokus pada dampak ekonomi global dari konflik AS-Iran serta gangguan pelayaran melalui Selat Hormuz.
Para pemimpin G7 juga memantau perkembangan kesepakatan antara Washington dan Teheran. Sesuai rencana, kedua pihak akan menandatangani dokumen resmi di Swiss pada 19 Juni sebelum memulai negosiasi mengenai program nuklir Iran dan isu-isu terkait.
Trump menegaskan tujuan utama Amerika Serikat adalah memastikan Iran tidak memiliki senjata nuklir. Ia juga menyatakan Washington saat ini berfokus pada penegakan perjanjian serta upaya mendorong stabilitas regional.