Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyambut baik Surat Edaran (SE) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait fasilitasi nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, pihaknya berencana menggelar nobar secara masif saat turnamen memasuki fase krusial.
Meski demikian, Dedi menyebut secara pribadi ia selalu mengadakan nonton Piala Dunia di kediamannya. “Saya nobar setiap malam di rumah,” ujar Dedi di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (18/6/2026).
Untuk kegiatan nobar yang difasilitasi pemerintah daerah, Dedi menyampaikan Sarana Olahraga (SOR) Arcamanik di Kota Bandung menjadi salah satu opsi lokasi. Namun, ia menegaskan rencana nobar besar-besaran baru akan dimulai ketika Piala Dunia memasuki babak semifinal.
“(Nobar di SOR Arcamanik) Ya bisa, gampang. Kan yang gitu-gitu sudah hal yang biasa. Mulai semifinal akan ada nobar-nobar,” katanya.
Dedi menuturkan, penentuan waktu pelaksanaan nobar perlu disesuaikan dengan minat penonton dan zona waktu pertandingan. Menurutnya, perbedaan waktu berpotensi memengaruhi jumlah penonton, sehingga Pemprov Jabar akan memprioritaskan laga yang mempertemukan tim-tim besar favorit masyarakat agar kehadiran penonton lebih optimal.
Langkah teknis seperti penyediaan layar lebar dan fasilitas pendukung, kata Dedi, akan disesuaikan dengan jadwal pertandingan negara-negara yang memiliki basis pendukung besar di Jawa Barat. “Kalau sekarang bikin nobar pukul 2 malam, sudah siapkan layar, nggak pada datang. Kan warga pilih nobar yang tim-tim favorit,” tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, Dedi juga menyampaikan dukungannya pada tim Argentina di Piala Dunia 2026. Ia membandingkan antusiasme penonton ketika Argentina bertanding dengan laga tim lain. Dedi menyinggung pertandingan Argentina melawan Aljazair di Grup J yang berakhir 3-0, dengan Lionel Messi mencetak hattrick. “Kalau Argentina main pasti penontonnya banyak. Iya dong. Saya mah Argentina (Lionel Messi berhasil mencetak) hattrick 3-0, Portugal mah (imbang melawan Kongo) 1-1,” ujarnya.
Adapun SE Kemendagri yang dimaksud diterbitkan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dengan nomor 400.2.7/4657/SJ. SE tersebut berisi imbauan kepada kepala daerah untuk melaksanakan nobar Piala Dunia 2026 sesuai kondisi keuangan daerah.
Dalam pelaksanaannya, Tito juga berharap kepala daerah melibatkan komunitas kepemudaan, UMKM, hingga BUMD untuk mendukung pergerakan ekonomi lokal.