Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan kalender agenda kegiatan budaya dan pariwisata selama 2027, sebagai rangkaian persiapan menuju Hari Ulang Tahun (HUT) ke-500 Kota Jakarta pada 2027. Penyusunan agenda ini ditujukan untuk memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global sekaligus memberi kepastian program bagi pelaku industri pariwisata dan perhotelan.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan Pemprov DKI tengah mendesain kalender kegiatan dari Januari hingga Desember 2027. Menurut dia, setiap bulan direncanakan ada kegiatan berskala internasional seiring upaya Jakarta menuju kota global.
Rano menyebut kalender tersebut juga diharapkan menjadi panduan bagi sektor pariwisata dan perhotelan untuk menyiapkan berbagai atraksi yang mendukung kegiatan. Ia menilai kegiatan budaya perlu dirancang tidak hanya sebagai ruang pelestarian, tetapi juga sebagai penggerak kunjungan wisata dan ekonomi kota.
Ia mencontohkan rangkaian kegiatan sejak perayaan Natal hingga Idul Fitri yang disebut telah menciptakan perputaran ekonomi sekitar Rp68 triliun. Rano menyampaikan target pemerintah adalah meningkatkan jumlah kunjungan wisata, yang pada gilirannya diharapkan turut mendorong pertumbuhan fiskal Jakarta.
Dalam rangkaian HUT Jakarta tahun ini, Pemprov DKI juga menghadirkan agenda keagamaan, termasuk Haul Ulama dan Habaib, sebagai bentuk penghormatan terhadap tokoh-tokoh yang turut membentuk perjalanan sejarah Jakarta.
Selain itu, Pemprov DKI mengajak industri perhotelan memperluas promosi budaya Betawi melalui sajian kuliner, pertunjukan seni, dan pengalaman khas Jakarta bagi wisatawan. Rano berharap kolaborasi tersebut dapat membuat budaya Betawi semakin dekat dengan wisatawan, antara lain melalui penyajian kuliner khas, pertunjukan tari tradisional, serta penyambutan tamu dengan nuansa Betawi.
Rano menyebut sekitar 15 hotel telah bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta dalam upaya mengangkat budaya Betawi melalui berbagai aktivitas yang dekat dengan wisatawan.