Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai menyiapkan rangkaian kolaborasi budaya menjelang perayaan 500 tahun atau lima abad Jakarta pada 2027. Salah satu langkah yang ditempuh adalah menggandeng ajang musik Jazz Goes to Campus (JGTC) untuk memperkuat citra Jakarta sebagai kota global yang berbudaya.
Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta, Andhika Permata, menyampaikan bahwa Jakarta tengah memosisikan diri sebagai kota modern yang tetap berakar pada identitas budaya lokal. “Dalam perspektif Pemprov, Jakarta diposisikan sebagai kota global dan berbudaya,” ujarnya dalam konferensi pers di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (17/4).
Andhika menjelaskan, Jakarta akan memasuki usia ke-499 tahun pada 22 Juni 2026, sebelum mencapai tonggak lima abad pada 2027. Momentum tersebut dinilai sejalan dengan peringatan 50 tahun JGTC pada tahun yang sama. Karena itu, Pemprov DKI mulai membangun sinergi dengan penyelenggara JGTC sejak dini untuk menghadirkan perhelatan musik berskala internasional yang merepresentasikan identitas Jakarta.
“Mulai tahun ini kami membangun sinergisitas bersama penyelenggara Jazz Goes to Campus,” kata Andhika. Menurutnya, festival musik seperti JGTC tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga dapat mendorong pertumbuhan sektor ekonomi kreatif.
Kolaborasi tersebut akan dikemas dalam konsep The City Series, yang mengaitkan perkembangan musik jazz dengan dinamika Jakarta sebagai kota metropolitan. “JGTC bukan sekadar konser musik, tetapi bagian dari pembangunan ekosistem ekonomi kreatif,” ujarnya.
Andhika menambahkan, jazz memiliki karakter fleksibel karena dapat berkolaborasi dengan berbagai genre musik. Hal ini dinilai membuka peluang eksplorasi baru, termasuk penggabungan jazz dengan musik tradisional Betawi seperti gambang kromong dan tanjidor. Pemprov DKI juga menargetkan hadirnya pertunjukan jazz bernuansa Betawi pada perayaan 500 tahun Jakarta sebagai upaya memperkuat identitas budaya di tengah arus globalisasi.
Sementara itu, penggagas JGTC, Candra Darusman, menyebut Jazz Goes to Campus The City Series akan digelar pada 25 April 2026 di Taman Ismail Marzuki, Menteng, Jakarta Pusat. Menurutnya, acara akan diawali sesi talkshow pada pukul 18.30–19.30, lalu dilanjutkan konser utama yang menampilkan sejumlah musisi dan penata musik ternama Indonesia.
Candra menjelaskan, konsep The City Series tidak hanya menghadirkan musik sebagai hiburan, tetapi juga sebagai ruang dialog lintas generasi. Program ini dirancang agar jazz lebih inklusif, kontekstual, dan dekat dengan kehidupan masyarakat perkotaan, khususnya generasi muda.