BERITA TERKINI
Pemkot Pariaman Berencana Jadikan Gowes Agenda Tahunan

Pemkot Pariaman Berencana Jadikan Gowes Agenda Tahunan

Pemerintah Kota Pariaman berencana menjadikan kegiatan gowes sebagai agenda tahunan. Rencana ini didorong oleh tingginya antusiasme masyarakat dan pesepeda dalam berbagai kegiatan bersepeda di Kota Pariaman, termasuk acara “Gowes Amal Fun & Adventure” yang digagas Komunitas Sepeda Sehat Pariaman (KOSSPA).

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Pariaman Yota Balad saat menutup kegiatan sekaligus menyerahkan door prize kepada peserta “Gowes Amal Fun & Adventure” di Lapangan STIT Syekh Burhanuddin, Desa Kampung Baru, Kecamatan Pariaman Tengah, Minggu sore (21/6/2026).

Yota Balad mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, gowes tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tetapi juga menjadi sarana untuk menikmati destinasi wisata di Kota Pariaman. Ia juga menilai kegiatan ini memiliki nilai sosial dan keagamaan, karena sebagian biaya pendaftaran disalurkan untuk pembangunan Masjid Raya Kampung Baru.

“Kegiatan ini tidak hanya membuat tubuh menjadi sehat, tetapi juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk menikmati keindahan kawasan wisata Kota Pariaman. Selain itu, setiap biaya pendaftaran yang dibayarkan peserta turut disalurkan untuk pembangunan Masjid Raya Kampung Baru, sehingga memiliki nilai ibadah dan kepedulian sosial,” ujar Yota.

Ia menegaskan, ke depan kegiatan gowes akan dimasukkan dalam agenda rutin tahunan Pemerintah Kota Pariaman. Yota menyebut, dengan ribuan peserta, gowes dinilai efektif sebagai sarana promosi wisata untuk mendukung program Pariaman Sport Tourism. Ia juga mengatakan kegiatan tersebut memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, terlihat dari banyaknya pelaku UMKM yang ikut berpartisipasi dan berjualan selama acara berlangsung.

Pada kesempatan yang sama, Yota Balad turut mengundang peserta gowes untuk meramaikan Pesona Budaya Hoyak Tabuik Piaman 2026. Puncak acara dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 28 Juni 2026, di Pantai Gandoriah, Kota Pariaman. Ia berharap peserta dapat kembali datang bersama keluarga dan komunitas untuk menyaksikan tradisi budaya tersebut.