BERITA TERKINI
Padang Bulan Digelar di Universitas Trunojoyo Madura, Angkat Harmonisasi Seni, Sastra, dan Budaya

Padang Bulan Digelar di Universitas Trunojoyo Madura, Angkat Harmonisasi Seni, Sastra, dan Budaya

Bangkalan—Acara Padang Bulan digelar di panggung kantin Universitas Trunojoyo Madura (UTM) pada Selasa, 21 Oktober 2025. Kegiatan ini merupakan kolaborasi Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) dengan mahasiswa baru angkatan 2025 Program Studi PBSI.

Mengusung tema “Harmonisasi Seni, Sastra, dan Budaya”, Padang Bulan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyalurkan minat dan bakat, khususnya di bidang bahasa, sastra, dan budaya. Sejumlah penampilan kreatif dan interaktif ditampilkan sebagai ruang apresiasi sekaligus sarana ekspresi diri bagi mahasiswa.

Salah satu panitia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai ajang memperkaya pengetahuan serta menumbuhkan kecintaan terhadap budaya, sastra, dan bahasa Indonesia. Panitia juga menilai Padang Bulan berperan sebagai jembatan untuk mempererat hubungan antar mahasiswa, dosen, dan civitas akademika UTM.

Ketua pelaksana Padang Bulan, Yosie Ardika Saputra, menyatakan rasa syukur atas terselenggaranya acara yang berjalan lancar dengan antusiasme peserta. Ia menilai kegiatan ini menjadi bukti bahwa kreativitas dan kebersamaan dapat melahirkan karya yang bermakna.

“Padang Bulan menjadi bukti bahwa kreativitas dan kebersamaan dapat melahirkan sesuatu yang indah. Melalui acara ini, kami ingin menunjukkan bahwa bahasa, sastra, dan budaya tidak hanya untuk dipelajari, tetapi juga untuk dirasakan dan dihidupkan bersama,” kata Yosie.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, dosen, dan peserta yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan. “Terima kasih kepada seluruh panitia, dosen, dan peserta yang telah berkontribusi menyukseskan acara ini. Semoga semangat Padang Bulan terus menyinari langkah kita dalam berkarya dan berbudaya,” ujarnya.

Melalui kegiatan seperti Padang Bulan, mahasiswa diharapkan semakin termotivasi untuk menjaga dan melestarikan kekayaan budaya Indonesia dengan cara-cara kreatif yang relevan dengan perkembangan zaman.