OpenAI tengah mengembangkan program riset untuk menilai dampak ekonomi dari model generasi kode, sekaligus mengajak kolaborasi dengan peneliti eksternal. Inisiatif ini muncul di tengah kemajuan cepat kemampuan large language models (LLMs) yang dilatih menggunakan kode, yang dinilai makin penting untuk dikaji pengaruhnya terhadap individu, perusahaan, dan masyarakat.
Salah satu fokus dalam agenda tersebut adalah Codex, model bahasa besar yang dikembangkan OpenAI melalui penyempurnaan (fine-tuning) GPT-3 menggunakan miliaran baris kode yang tersedia untuk umum dari GitHub. Dalam contoh masalah evaluasi, Codex dilaporkan mampu menghasilkan kode yang benar secara fungsional sebesar 28,8% (Chen et al. 2021). Kemampuan ini disebut berpotensi membawa implikasi penting bagi masa depan aktivitas pemrograman dan ekonomi industri yang bergantung pada pengembangan perangkat lunak.
Melalui dokumen agenda riset itu, OpenAI memaparkan rencana untuk menilai efek Codex terhadap sejumlah faktor ekonomi yang menjadi perhatian pembuat kebijakan, pelaku usaha, dan publik. Alasan pentingnya agenda ini dijelaskan dengan menyoroti luasnya potensi penggunaan model generasi kode dalam pengembangan perangkat lunak, serta kemungkinan LLM lain menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang signifikan seiring meningkatnya kapabilitas model. OpenAI juga menilai Codex dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan bukti dan membangun metodologi yang relevan bagi riset dampak ekonomi model-model di masa depan.
OpenAI mengusulkan agar riset akademik dan kebijakan memberi perhatian khusus pada model generasi kode dan LLM lainnya, sehingga bukti mengenai dampak ekonomi dapat digunakan untuk memandu pengambilan keputusan di tiga area kunci: kebijakan deployment, desain sistem AI, dan kebijakan publik.
Untuk mengarahkan penelitian, OpenAI menguraikan enam area hasil prioritas yang akan diteliti menggunakan Codex, yakni produktivitas, ketenagakerjaan, pengembangan keterampilan, persaingan antarperusahaan, harga konsumen, dan ketimpangan ekonomi. Untuk masing-masing area, dokumen tersebut merangkum secara singkat literatur sebelumnya tentang dampak kecerdasan buatan, menjabarkan pertanyaan riset yang dinilai penting bagi tiga ranah pengambilan keputusan, serta memberikan contoh penelitian yang dapat dilakukan dengan memanfaatkan Codex.
Guna mendorong kelanjutan kerja dari agenda riset awal ini, OpenAI juga mengumumkan ajakan untuk menyatakan minat (call for expressions of interest) bagi pihak-pihak yang ingin terlibat.