KTT G7 yang digelar pada 15–17 Juni 2026 di Evian-les-Bains, Prancis, resmi berakhir setelah para pemimpin negara anggota membahas sejumlah isu global, mulai dari perang Rusia-Ukraina hingga stabilitas ekonomi dunia.
Selain agenda geopolitik dan keamanan internasional, pertemuan para pemimpin negara maju itu juga diwarnai sejumlah momen santai di sela-sela rangkaian acara. KTT G7 kali ini dihadiri para pemimpin Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, dan Jepang, bersama tamu undangan serta pejabat internasional lainnya.
Salah satu momen yang menyita perhatian terjadi ketika Perdana Menteri Italia Giorgio Meloni berbincang dengan sejumlah pemimpin dunia. Dalam percakapan yang bermula saat Meloni menyebut ingin mengambil secangkir kopi, Ketua Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen menanggapi dengan candaan terkait kebiasaan tersebut.
Kanselir Jerman Friedrich Merz kemudian menanyakan apakah Meloni juga masih merokok. Meloni, yang selama ini dikenal sebagai perokok aktif, menjawab bahwa ia telah menghentikan kebiasaan itu. Saat ditanya sejak kapan, ia mengatakan sudah berhenti merokok selama satu bulan, sejalan dengan pengumuman yang pernah ia sampaikan pada Mei lalu dengan alasan kesehatan.
Di tengah pembahasan isu internasional, sepak bola juga sempat menjadi topik obrolan para pemimpin. Dalam salah satu sesi makan siang terdengar seruan dukungan untuk tim nasional Prancis, sementara beberapa pemimpin membicarakan keberhasilan Paris Saint-Germain menjuarai Liga Champions musim ini.
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer turut menarik perhatian lewat komentarnya mengenai hasil imbang tanpa gol yang diraih Cape Verde saat menghadapi juara dunia bertahan, Spanyol. Suasana ini memperlihatkan para pemimpin tetap menyelipkan obrolan di luar agenda resmi konferensi.
Momen lain terjadi saat Kanselir Jerman Friedrich Merz memberikan hadiah ulang tahun kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Merz menyerahkan jersey tim nasional Jerman yang dipersonalisasi dengan nama Trump dan nomor punggung 47, merujuk pada posisinya sebagai Presiden Amerika Serikat ke-47.
Trump tampak tersenyum saat menerima hadiah tersebut. Ia mengangkat jersey ke hadapan fotografer dan berpose sejenak. Merz kemudian membagikan foto itu melalui media sosial disertai pesan, “Selamat ulang tahun ke-80. Lagi pula, kita berada di tim yang sama.”
Presiden Prancis Emmanuel Macron juga menjadi sorotan setelah insiden kecil yang memancing tawa. Saat para pemimpin bersiap menuju jamuan makan siang, Perdana Menteri Kanada Mark Carney menyadari Macron tampaknya meninggalkan jam tangannya. Dengan nada bercanda, Carney mengatakan rombongan masih memegang jam tangan milik sang tuan rumah.
Candaan tersebut menutup salah satu rangkaian momen ringan dalam forum yang selama tiga hari terakhir dipenuhi diskusi serius mengenai berbagai tantangan global.