BERITA TERKINI
Mengenal Gangsa, Instrumen Gamelan Bali yang Dimainkan Esther di Video Musik Terbaru No Na

Mengenal Gangsa, Instrumen Gamelan Bali yang Dimainkan Esther di Video Musik Terbaru No Na

Dalam video klip terbaru No Na berjudul Rollerblade, Esther tampak memainkan salah satu instrumen gamelan Bali, yaitu gangsa. Jika dilihat lebih detail, instrumen yang digunakan adalah gangsa dengan bilah-bilah perunggu yang dipukul menggunakan pemukul bernama panggul.

Gangsa memiliki 10 bilah berbahan perunggu. Panggul sebagai alat pemukulnya terbuat dari kayu, bentuknya menyerupai palu dengan satu sisi runcing, sementara sisi tumpulnya digunakan untuk memukul bilah.

Dalam barungan gamelan Bali, gangsa memegang peran penting sebagai penentu alunan lagu sekaligus pengatur jalinan pukulan antarinstrumen. Bagian tempat meletakkan bilah perunggu pada gangsa umumnya berbahan dasar kayu dan kerap dihiasi ukiran khas Bali. Gangsa lazim dimainkan dalam gamelan pagulingan, gong kebyar, dan gong gede.

Institut Seni Indonesia (ISI) Bali mendefinisikan gangsa sebagai instrumen gamelan yang memiliki 10 bilah. Susunan nadanya terbagi menjadi dua kelompok. Nada rendah terdiri dari ndong, ndeng, ndung, ndang, nding. Sementara nada tingginya adalah ndong, ndeng, ndung, ndangnding.

Jika mengacu pada barungan gong kebyar, gangsa dibedakan menjadi dua, yaitu Gangsa Pengumbang (polos) dan Gangsa Pengisep (sangsih).

Dalam buku Jenis-jenis Tungguhan Karawitan Bali karya Pande Made Sukerta, gangsa dibagi ke dalam dua bagian berdasarkan bentuk selawah dan peletakan bilahnya, yakni Gangsa Gantung dan Gangsa Jongkok.

Gangsa Gantung terbagi menjadi dua jenis. Pertama, Gangsa Gantung Kantil yang memiliki lima bilah dan digunakan pada Gamelan Semar Pegulingan Saih Lima. Kedua, Gangsa Gantung Lemade yang jumlah bilahnya sama dengan Gangsa Gantung Kantil.

Sementara itu, Gangsa Jongkok disebut memiliki empat jenis, yaitu Gangsa Jongkok Pemade yang bilahnya lebih besar dibanding Gangsa Gantung, serta Gangsa Jongkok Curing, Gangsa Jongkok Kantil, Gangsa Jongkok Lengangkep, dan Gangsa Jongkok Penunggal.