BERITA TERKINI
Megawati Hadiri Rangkaian Agenda Bulan Bung Karno di Kota Blitar

Megawati Hadiri Rangkaian Agenda Bulan Bung Karno di Kota Blitar

BLITAR — Momentum Bulan Bung Karno di Kota Blitar kembali menyita perhatian publik seiring kedatangan Presiden ke-5 Republik Indonesia, Megawati Soekarnoputri, untuk mengikuti sejumlah agenda yang berkaitan dengan nilai sejarah dan kebangsaan.

Ketua Umum PDI Perjuangan itu tiba di Blitar pada Minggu sekitar pukul 14.00 WIB dengan pengawalan ketat. Setibanya di kota tersebut, Megawati disambut jajaran pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Blitar serta sejumlah tokoh partai.

Dalam rangkaian kunjungannya, Megawati dijadwalkan berziarah ke makam Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, di Kompleks Makam Bung Karno. Selain itu, ia juga direncanakan menghadiri seminar nasional di Istana Gebang, rumah masa kecil Bung Karno yang kini menjadi salah satu situs sejarah di Kota Blitar.

Agenda lainnya adalah peresmian Patung Bung Karno di kawasan Istana Gebang. Patung tersebut diharapkan menjadi simbol penghormatan terhadap jasa, pemikiran, dan perjuangan Bung Karno dalam membangun bangsa Indonesia.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Blitar, Guntur Wahono, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan telah dipersiapkan agar berjalan lancar, aman, dan khidmat. “Kedatangan Ibu Ketua Umum PDI Perjuangan ini merupakan momen yang sangat bersejarah bagi Blitar. Terlebih beliau dijadwalkan bermalam di Kota Blitar. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami, kader partai, dan seluruh masyarakat Blitar,” ujar Guntur.

Menurut Guntur, Blitar memiliki keterkaitan historis yang erat dengan Bung Karno karena menjadi tempat peristirahatan terakhir Sang Proklamator. Ia menilai kehadiran Megawati merupakan bentuk penghormatan terhadap warisan sejarah perjuangan bangsa sekaligus upaya memperkuat semangat nasionalisme di tengah masyarakat.

Megawati juga dijadwalkan bermalam di salah satu hotel di Kota Blitar sebelum melanjutkan agenda peresmian patung Bung Karno pada hari berikutnya. Kehadirannya diperkirakan diikuti sejumlah pengurus partai, tokoh nasional, kepala daerah, serta kader PDI Perjuangan dari berbagai wilayah di Indonesia.

Bagi sebagian warga, kunjungan tersebut dinilai tidak semata agenda seremonial, melainkan bagian dari peristiwa yang meneguhkan identitas Blitar sebagai Kota Bung Karno dan ruang napak tilas perjuangan Sang Proklamator.