Pada sore 21 April, Majelis Nasional di bawah pimpinan Wakil Ketua Majelis Nasional Nguyen Thi Hong melakukan pemungutan suara untuk menyetujui penambahan agenda pada sidang pertama Majelis Nasional ke-16.
Sebelum pemungutan suara, Majelis Nasional mendengarkan pemaparan Le Quang Manh selaku Anggota Komite Tetap Majelis Nasional, Sekretaris Jenderal Majelis Nasional, dan Kepala Kantor Majelis Nasional mengenai usulan pelengkapan agenda sidang.
Berdasarkan usulan tersebut, terdapat dua tambahan pokok untuk dipertimbangkan dan disetujui Majelis Nasional. Pertama, rancangan undang-undang yang mengubah dan melengkapi sejumlah pasal dalam Undang-Undang Pajak Penghasilan Pribadi, Undang-Undang Pajak Pertambahan Nilai, Undang-Undang Pajak Penghasilan Badan, serta Undang-Undang Pajak Konsumsi Khusus. Kedua, rencana pengelolaan dana untuk melaksanakan putusan arbitrase internasional.
Dengan penambahan itu, waktu pembahasan dan persetujuan sejumlah materi akan disesuaikan. Majelis Nasional juga akan mendapat tambahan alokasi 0,5 hari kerja. Sidang pertama Majelis Nasional ke-16 diperkirakan berakhir pada Jumat pagi, 24 April 2026.
Selain itu, agenda juga dilengkapi dengan tambahan pada Laporan Pemerintah Nomor 217 tertanggal 18 April 2026, mengenai pembayaran di muka ke Dana Stabilisasi Harga Bahan Bakar dari peningkatan pendapatan anggaran pemerintah pusat, yang akan disampaikan kepada para delegasi untuk dipertimbangkan.
Setelah mendengarkan laporan, Majelis Nasional menyetujui perubahan dan penambahan agenda melalui pemungutan suara elektronik. Sebanyak 462 dari 466 delegasi memberikan suara mendukung, atau setara 92,4% dari total delegasi Majelis Nasional.