BOLAANG MONGONDOW TIMUR – Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Provinsi Sulawesi Utara bersama Panitia Pesparani Katolik Daerah Sulawesi Utara menyiapkan hadiah satu set keyboard lengkap dengan stand dan kursi bagi Juara Umum Pertemuan Raya Kelompok Bina Iman Katolik (KBK) Keuskupan Manado 2026.
Hadiah tersebut disiapkan dalam rangka rangkaian Pertemuan Raya KBK Keuskupan Manado yang digelar di Desa Guaan, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.
Ketua Umum LP3KD Provinsi Sulawesi Utara, Wenny Lumentut, mengatakan pemberian hadiah itu merupakan bentuk dukungan kepada komunitas yang aktif mengembangkan pelayanan musik liturgi dan pembinaan iman di lingkungan Gereja.
“Pemberian hadiah ini adalah bentuk perhatian dan dukungan LP3KD Sulawesi Utara kepada keluarga besar KBK Keuskupan Manado. Kami berharap semangat melayani melalui musik gereja terus bertumbuh dan menginspirasi semakin banyak umat,” ujar Wenny.
Ia menambahkan, apresiasi tersebut tidak hanya ditujukan kepada pemenang, tetapi juga diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh peserta untuk terus mengembangkan talenta dalam pelayanan liturgi dan kehidupan menggereja.
Sementara itu, Ketua Umum Panitia Pesparani Katolik Daerah Sulawesi Utara, Louis Carl Schramm, berharap hadiah keyboard tersebut dapat dimanfaatkan langsung untuk pelayanan di paroki.
“Kami berharap keyboard ini digunakan untuk mengiringi Perayaan Ekaristi maupun berbagai kegiatan Gereja. Semoga hadiah ini menjadi motivasi agar pelayanan musik liturgi semakin hidup dan berkembang di Keuskupan Manado,” kata Louis.
Louis juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang mengikuti Konferensi dan Pertemuan Raya KBK Keuskupan Manado, serta memberikan selamat secara khusus kepada KBK Paroki Hati Kudus Yesus Tomohon yang meraih gelar Juara Umum Pertemuan Raya KBK Keuskupan Manado 2026.
Meski demikian, ia menekankan bahwa keberhasilan tidak semata diukur dari capaian lomba. Menurutnya, seluruh keluarga besar KBK Keuskupan Manado merupakan pemenang karena mampu menunjukkan persatuan, kebersamaan, dan semangat pelayanan selama kegiatan berlangsung dalam semangat “Pro Familia, Ecclesia et Patria.”
Di akhir pernyataannya, Louis menyampaikan apresiasi kepada panitia, Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, umat, dan masyarakat Desa Guaan sebagai tuan rumah, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik.