BERITA TERKINI
Lima Favorit Eurovision 2026 Menurut Bandar Taruhan: Finlandia Memimpin, Australia Membuntuti

Lima Favorit Eurovision 2026 Menurut Bandar Taruhan: Finlandia Memimpin, Australia Membuntuti

Kontes Lagu Eurovision 2026 memasuki puncaknya. Setelah dua semifinal yang digelar pada 12 dan 14 Mei, grand final edisi ke-70 dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 16 Mei 2026 di Wina, Austria, dan akan disiarkan langsung di France 2.

Menjelang final, peta unggulan versi bandar taruhan mengalami perubahan. Prancis disebut tidak lagi berada di lima besar dan turun ke peringkat kesembilan. Sementara itu, Australia naik ke posisi kedua dengan perkiraan peluang menang 15%. Finlandia masih memimpin daftar favorit dengan peluang 44%.

Berikut lima kandidat teratas Eurovision 2026 menurut para bookmakers per 15 Mei 2026.

1. Finlandia: Linda Lampenius & Pete Parkkonen – “Liekinheitin”
Duo Finlandia Linda Lampenius dan Pete Parkkonen tetap berada di puncak prediksi bandar taruhan sejak lagu “Liekinheitin” dirilis. Per 15 Mei 2026, mereka disebut memiliki peluang 44% untuk menjuarai kompetisi, serta 63% untuk finis di tiga besar.

Linda Lampenius, yang juga dikenal dengan nama panggung Linda Brava, merupakan violinis klasik yang telah dikenal luas di Finlandia. Ia bergabung dengan Helsinki Junior Strings sejak usia delapan tahun dan menjalani tur di Amerika Utara, Eropa, serta Asia saat remaja. Ia juga merilis sejumlah album solo yang populer di Finlandia, Swedia, dan Britania Raya. Sementara Pete Parkkonen dikenal publik setelah meraih posisi ketiga dalam ajang Idols pada 2008 dan kemudian merilis beberapa album.

Di Eurovision tahun ini, keduanya menggabungkan kekuatan melalui “Liekinheitin”, lagu yang memadukan unsur rock, musik klasik, dan dance.

2. Australia: Delta Goodrem – “Eclipse”
Australia mengandalkan Delta Goodrem lewat lagu “Eclipse”. Beberapa jam menjelang final, ia berada di posisi kedua versi bandar taruhan dengan peluang menang 15% dan peluang masuk tiga besar 45%.

Delta Goodrem dikenal sebagai penyanyi-penulis lagu, pianis, dan aktris. Ia mulai mencuri perhatian pada 2002 lewat serial televisi Australia Neighbours, lalu merilis album debut Innocent Eyes pada 2003. Sejak itu, ia merilis enam album tambahan. Disebutkan pula bahwa delapan singelnya pernah menempati posisi nomor satu di Australia, berasal dari tiga album studio.

3. Yunani: Akylas – “Ferto”
Di peringkat ketiga, kandidat Yunani Akylas diperkirakan memiliki peluang 8% untuk menjadi juara, serta peluang 30% untuk masuk tiga besar.

Akylas mulai dikenal di Yunani pada 2021 melalui video cover yang diunggah di TikTok. Ia kemudian mengikuti musim kedelapan The Voice of Greece. Musisi otodidak asal Serres ini disebut membangun karakter suara yang memadukan pengaruh budaya dan kontemporer dengan identitas Yunani yang kuat. Di Eurovision 2026, ia membawakan lagu “Ferto”.

4. Israel: Noam Bettan – “Michelle”
Israel masuk lima besar favorit setelah tampil di semifinal pertama. Noam Bettan berada di posisi keempat dengan peluang menang 6% dan peluang masuk tiga besar 29%.

Noam Bettan disebut lahir dari keluarga Prancis, namun tumbuh di Ra’anana, Israel. Ia merupakan penulis lagu, komposer, sekaligus penyanyi yang merilis album pertamanya pada 2023. Setelah itu, ia merilis sejumlah single yang disebut telah meraih jutaan pemutaran di platform streaming. Di final, ia akan membawakan lagu “Michelle”.

5. Rumania: Alexandra Căpitănescu – “Choke Me”
Rumania melengkapi daftar lima besar favorit dengan peluang menang 4% lewat Alexandra Căpitănescu dan lagu “Choke Me”.

Penyanyi kelahiran 2003 ini mulai dikenal di Rumania pada 2023 setelah memenangkan The Voice of Romania. Beberapa bulan kemudian, ia merilis EP pertamanya berjudul “Căpitanu’”. Ia disebut menyukai rock dan saat audisi buta di musim kesebelas The Voice of Romania membawakan “Welcome to the Jungle” dari Guns N’ Roses. Untuk Eurovision 2026, ia memilih lagu yang menggabungkan rock dengan vokal opera.

Seberapa akurat prediksi bandar taruhan?
Artikel ini juga mengingatkan bahwa prediksi bandar taruhan tidak selalu tepat. Pada 2021, mereka menempatkan Italia (Måneskin) di posisi teratas dan Prancis (Barbara Pravi) di posisi kedua, yang kemudian terbukti sesuai hasil akhir. Pada 2023, prediksi yang menempatkan Loreen (Swedia) sebagai calon pemenang juga disebut sejalan dengan hasil, dan Finlandia lewat Käärijä diperkirakan finis kedua serta memang berakhir di posisi tersebut.

Namun, prediksi disebut meleset pada 2024 ketika Baby Lasagna dijagokan, tetapi pemenangnya adalah Nemo dari Swiss. Masih pada 2023, prediksi untuk peserta Prancis La Zarra yang diperkirakan finis ketiga juga tidak terbukti karena ia berakhir di posisi ke-16. Tahun lalu, para penjudi disebut mengunggulkan grup Swedia KAJ, tetapi pemenangnya adalah JJ dari Austria. Dengan catatan tersebut, hasil akhir Eurovision 2026 tetap dinilai bisa berubah.

Jawaban siapa yang keluar sebagai juara akan ditentukan pada grand final, Sabtu, 16 Mei 2026.