BERITA TERKINI
Kunjungan PM India Narendra Modi Dinilai Momentum Perkuat Diplomasi Budaya dan Tuntaskan Proyek ICCB di Bali

Kunjungan PM India Narendra Modi Dinilai Momentum Perkuat Diplomasi Budaya dan Tuntaskan Proyek ICCB di Bali

Denpasar—Pemerhati sosial budaya Dr. Ir. Nyoman Merta, M.I.Kom., yang juga Direktur Eksekutif Paiketan Krama Bali, menilai rencana kunjungan Perdana Menteri India Narendra Modi ke Indonesia pada Juli mendatang perlu disikapi secara optimistis. Ia berpandangan, agenda tersebut dapat menjadi kesempatan untuk memperkuat kerja sama kebudayaan antara Indonesia dan India.

Menurut Merta, diplomasi kebudayaan kedua negara telah berlangsung selama ratusan tahun. Salah satu unsur kebudayaan yang menandai hubungan itu, kata dia, adalah Agama Hindu, yang perkembangannya di Indonesia—khususnya di Bali—tidak terlepas dari pengaruh India sejak kedatangan para resi ke Nusantara.

“Sejarah mencatat, perkembangan Hindu di Nusantara tak bisa dilepaskan dari pengaruh India,” ujar Merta di Denpasar, Senin (15/6).

Ia menambahkan, Agama Hindu atau Sanatana Dharma bersifat fleksibel karena menyesuaikan dengan budaya di tempat ia berkembang. Merta menyebut tidak ada argumen yang mampu membantah bahwa Agama Hindu dan susastra Veda datang dari India.

Namun, ia menilai ketika berkembang di Bali, Agama Hindu mengadopsi budaya setempat dan terjadi sinkretisasi dengan budaya lokal Bali serta agama lokal sebelum kemudian dikenal sebagai Hindu.

Sejalan dengan rencana kunjungan PM India tersebut, Merta mendorong Pemerintah Provinsi Bali memastikan target penyelesaian gedung Indian Cultural Centre Bali (ICCB). Proyek itu disebut telah disepakati sejak 22 tahun lalu, pada masa kepemimpinan Gubernur Drs. Dewa Made Beratha, namun hingga kini belum tuntas.