Konser bertajuk Symphony of the Archipelago menghadirkan aransemen orkestral lagu-lagu nasional dan daerah Indonesia yang dibawakan Batavia Madrigal Singers (BMS) di Belanda. Pertunjukan ini menampilkan karya-karya yang telah diaransemen khusus untuk format orkestra.
Dipimpin konduktor Avip Pranata, konser tersebut disebut sebagai bagian dari misi budaya untuk memperkenalkan kekayaan musik Indonesia ke kancah global. Avip menyatakan inisiatif ini bertujuan untuk “me-Nusantara-kan dunia”.
“Kami mendorong agar karya-karya musik Indonesia semakin dikenal dan dapat dibawakan oleh musisi internasional,” kata Avip pada Minggu, 19 April 2026.
Repertoar konser mencakup sejumlah lagu ikonik, antara lain Tanah Air, Indonesia Pusaka, dan Sepasang Mata Bola. Selain itu, turut ditampilkan lagu-lagu daerah seperti Sik-Sik Sibatumanikam, Ayo Mama, hingga Nusantara.
Konser ini juga melibatkan sejumlah solois, yakni Nino Ario Wijaya (klarinet), Raelene Pramana (biola), dan James Napoleon Lai (piano). Nama lain yang turut tampil adalah Giovani Biga (biola), Metta Ariono (flute), serta Marini Widyastari (flute dan piccolo).
Usai tampil di Amsterdam, JCO dan BMS dijadwalkan melanjutkan rangkaian tur ke sejumlah kota di Eropa, termasuk Basel di Swiss dan Roma di Italia.