BERITA TERKINI
Ketua OC: Musda IV Garda Metal DKI Jakarta Jadi Momentum Menentukan Arah Perjuangan Lima Tahun Ke Depan

Ketua OC: Musda IV Garda Metal DKI Jakarta Jadi Momentum Menentukan Arah Perjuangan Lima Tahun Ke Depan

Jakarta—Menjelang agenda pokok Musyawarah Daerah (Musda) IV Garda Metal DKI Jakarta, Ketua Organizing Committee (OC) Daniel Sinurat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada berbagai pihak yang mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut di Kantor DPW FSPMI DKI Jakarta, Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur.

Dalam sambutan pembukaannya, Daniel menyampaikan penghormatan kepada Presiden FSPMI Suparno, Ketua DPW FSPMI DKI Jakarta Winarso, Wakil Ketua DPW FSPMI Samsurin, Pangkornas Garda Metal Supriyadi (Piyonk), Sekretaris Nasional Garda Metal Isnaini Marzuki, para Pangkorda dari berbagai daerah, pimpinan Pangkornit FSPMI DKI Jakarta, serta para delegasi peserta Musda.

Daniel menilai kehadiran unsur pimpinan dan peserta mencerminkan komitmen untuk menjaga keberlangsungan organisasi sekaligus memperkuat barisan perjuangan kaum buruh yang selama ini menjadi roh gerakan Garda Metal.

Ia mengakui persiapan Musda IV tidak berjalan mudah. Panitia menghadapi sejumlah keterbatasan dan tekanan, mulai dari persoalan pendanaan, waktu persiapan yang sempit, hingga tuntutan dan tanggung jawab kepanitiaan.

“Musda ini lahir dari kerja keras dan gotong royong seluruh panitia. Tekanan dana, tekanan waktu, bahkan tekanan kepada Ketua OC menjadi tantangan yang harus dihadapi bersama. Namun semangat perjuangan membuat seluruh hambatan tersebut dapat dilalui,” kata Daniel dalam sambutannya.

Daniel juga menyampaikan permohonan maaf kepada peserta apabila masih terdapat kekurangan dalam pelayanan maupun pelaksanaan kegiatan. Ia menegaskan panitia telah berupaya maksimal agar Musda dapat berjalan baik dan sesuai harapan organisasi.

Di tengah keterbatasan, Daniel menyatakan bersyukur karena dukungan dari unsur pimpinan dan peserta tetap penuh. Kehadiran delegasi dari berbagai daerah, menurutnya, menjadi bukti solidaritas dan militansi kader Garda Metal masih terjaga.

Lebih lanjut, Daniel menegaskan Musda IV bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum strategis untuk menentukan arah perjuangan Garda Metal DKI Jakarta dalam lima tahun mendatang. Forum ini juga diharapkan melahirkan kepemimpinan baru yang mampu memperkuat kaderisasi dan meningkatkan soliditas organisasi.

Ia menekankan pemimpin yang terpilih nantinya harus mampu menjaga marwah organisasi serta menjawab tantangan perjuangan kaum buruh yang kian kompleks. Garda Metal DKI Jakarta, kata Daniel, perlu terus berada di garis depan dalam mengawal kepentingan pekerja sekaligus memperkuat persatuan di tubuh FSPMI.

Menutup sambutannya, Daniel mengajak seluruh peserta menjaga kebersamaan dan semangat perjuangan. Ia berharap Musda IV Garda Metal DKI Jakarta menghasilkan keputusan terbaik, memperkuat solidaritas organisasi, serta melahirkan kepemimpinan yang militan dan konsisten memperjuangkan hak-hak kaum buruh.