BANDA ACEH — Ikatan Pemuda Aceh Utara (IPAU) menetapkan jadwal pelaksanaan sekaligus susunan panitia Musyawarah Besar (MUBES) XI Tahun 2026. Keputusan tersebut diambil dalam rapat panitia yang digelar di Banda Aceh, Sabtu (13/6).
MUBES XI disebut sebagai agenda konstitusional organisasi seiring berakhirnya masa kepengurusan IPAU periode 2022–2025 pada Desember 2025, sesuai Surat Keputusan Bupati Aceh Utara tentang pengesahan kepengurusan. Pelaksanaannya juga berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) IPAU sebagai dasar regenerasi, keberlanjutan organisasi, dan estafet kepemimpinan.
Dalam rapat tersebut, forum menetapkan Zulhelmi, S.T., M.T. sebagai Ketua Organizing Committee (OC), dengan Maulida Safitri sebagai Sekretaris dan Nisaul Munawarah sebagai Bendahara. Adapun Steering Committee (SC) dipimpin Dede Adistira, S.Sos., M.A., dengan anggota Zahri Abdullah, S.IAN., M.AP. dan Hidayatullah Yakub, S.E. Penetapan dilakukan melalui musyawarah dan kesepakatan forum dengan mempertimbangkan kapasitas, pengalaman organisasi, serta komitmen masing-masing untuk mengawal tahapan MUBES.
Ketua Umum IPAU, Rifki Ismail, S.Ag., M.Pd., mengatakan MUBES XI tidak hanya menjadi agenda pergantian kepengurusan, tetapi juga momentum evaluasi organisasi, penguatan konsolidasi internal, serta perumusan arah gerak IPAU ke depan.
“MUBES XI merupakan amanat organisasi yang harus dijalankan sesuai ketentuan AD/ART. Karena itu, seluruh unsur panitia diharapkan dapat bekerja secara kolektif, menjaga semangat kebersamaan, dan memastikan seluruh tahapan berjalan tertib, demokratis, serta menghasilkan keputusan terbaik bagi organisasi,” ujar Rifki.
Rifki menambahkan, IPAU sebagai wadah berhimpunnya pemuda Aceh Utara perlu menjaga kesinambungan peran dan kontribusinya melalui proses regenerasi yang sehat, inklusif, dan berorientasi pada penguatan kapasitas generasi penerus.
MUBES XI IPAU merupakan forum tertinggi organisasi dengan agenda utama mengevaluasi program kerja kepengurusan sebelumnya, menyusun rekomendasi strategis, serta memilih kepengurusan baru untuk melanjutkan estafet kepemimpinan.
Sementara itu, Ketua Panitia MUBES XI, Zulhelmi, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan dan menegaskan komitmen panitia untuk menghadirkan MUBES yang partisipatif dan berkualitas.
“Amanah ini menjadi tanggung jawab bersama. Kami akan membangun kolaborasi dengan seluruh unsur organisasi agar MUBES XI dapat berjalan lancar dan menjadi momentum memperkuat peran pemuda Aceh Utara ke depan,” ujarnya.
Panitia berharap MUBES XI IPAU Tahun 2026 dapat menjadi ruang konsolidasi antargenerasi, memperkuat persatuan organisasi, serta melahirkan gagasan dan kepemimpinan baru yang mampu menjawab tantangan pembangunan Aceh Utara pada masa mendatang.