BERITA TERKINI
Investor Menanti Keputusan RUPST SUNI soal Penggunaan Laba Bersih 2025

Investor Menanti Keputusan RUPST SUNI soal Penggunaan Laba Bersih 2025

PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI) menjadwalkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Senin, 22 Juni 2026. Salah satu agenda yang diperkirakan menjadi perhatian utama investor adalah penetapan penggunaan laba bersih untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.

Berdasarkan pemanggilan resmi RUPS yang dilihat pada Jumat, 19 Juni 2026, agenda kedua rapat mencantumkan pembahasan penggunaan laba bersih perseroan. Manajemen SUNI menuliskan mata acara tersebut sebagai “penetapan penggunaan laba bersih Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025”.

Dalam penjelasan mata acara, perseroan menyampaikan bahwa keputusan penggunaan laba akan ditentukan melalui persetujuan pemegang saham. Manajemen menyatakan, “Dalam hal terdapat keuntungan bersih Perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 maka penggunaannya akan ditetapkan oleh Rapat.”

Di pasar modal, agenda penggunaan laba kerap menjadi sorotan karena berkaitan dengan kebijakan perusahaan dalam membagikan dividen, menahan laba sebagai saldo laba, atau mengalokasikannya untuk kebutuhan pengembangan usaha dan ekspansi. Karena itu, investor masih menunggu hasil rapat untuk mengetahui arah kebijakan keuangan yang akan dipilih perseroan.

Selain agenda penggunaan laba, RUPST SUNI juga akan membahas persetujuan atas laporan tahunan dan pengesahan laporan keuangan tahun buku 2025. Perseroan turut mengagendakan penunjukan kantor akuntan publik untuk mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026, serta penetapan remunerasi bagi anggota direksi dan dewan komisaris untuk tahun berikutnya.

Rapat dijadwalkan berlangsung di Oakwood Suites Kuningan, Jakarta Selatan. Perseroan menetapkan pemegang saham yang tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada 26 Mei 2026 sebagai pihak yang berhak menghadiri dan memberikan suara dalam rapat.

Dengan masuknya agenda penggunaan laba ke dalam mata acara RUPST, perhatian investor tertuju pada keputusan yang akan diambil pemegang saham terkait alokasi laba bersih 2025, apakah akan dibagikan atau ditahan untuk mendukung kebutuhan operasional dan investasi perseroan ke depan.