BERITA TERKINI
Instruktur Saka Tarunabumi di Patimpeng Kembali Gelar Donor Darah Rutin

Instruktur Saka Tarunabumi di Patimpeng Kembali Gelar Donor Darah Rutin

Instruktur Saka Tarunabumi Kwarran Patimpeng, Y.A. Yahya, kembali menggelar kegiatan donor darah rutin pada Sabtu (20/6/2026) sebagai upaya mendukung ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini disebut sebagai komitmen kemanusiaan yang dijalankan secara berkala dan sejalan dengan nilai-nilai kepramukaan.

Yahya, yang juga anggota Mabisaka Tarunabumi, mengatakan donor darah merupakan kontribusi nyata yang dapat dilakukan setiap individu untuk membantu menyelamatkan nyawa. Ia menuturkan, setiap kantong darah yang didonorkan berpotensi membantu pasien operasi, korban kecelakaan, ibu melahirkan, maupun penderita penyakit tertentu yang membutuhkan transfusi darah secara rutin.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mengajak anggota Pramuka, masyarakat, dan generasi muda agar lebih peduli pada aksi-aksi kemanusiaan. Yahya menekankan pentingnya membangun budaya donor darah yang dilakukan secara berkesinambungan, seraya menyebut setetes darah yang diberikan dengan ikhlas dapat menjadi harapan bagi mereka yang sedang berjuang melawan penyakit.

Ia menambahkan, jadwal donor darah rutin berikutnya direncanakan sekitar dua bulan mendatang, yakni pada Agustus 2026. Waktu tersebut bertepatan dengan Bulan Bakti Pramuka, sehingga donor darah kembali direncanakan menjadi bagian dari rangkaian bakti sosial dan pengabdian kepada masyarakat.

Yahya juga memaparkan sejumlah persyaratan bagi calon pendonor, antara lain berusia 17 hingga 60 tahun atau sesuai ketentuan yang berlaku, memiliki berat badan minimal 45 kilogram, sehat jasmani dan rohani, tekanan darah normal, serta kadar hemoglobin memenuhi syarat. Selain itu, calon pendonor tidak sedang menderita penyakit menular tertentu dan telah beristirahat cukup sebelum mendonor. Ia turut menganjurkan calon pendonor mengonsumsi makanan bergizi dan mencukupi kebutuhan air putih sebelum melakukan donor darah.

Selain membantu penerima, donor darah disebut memiliki manfaat bagi pendonor. Yahya menyampaikan bahwa donor darah rutin dapat merangsang pembentukan sel darah merah baru, menjaga kesehatan sirkulasi darah, membantu memantau kondisi kesehatan melalui pemeriksaan sebelum donor, serta memberi manfaat psikologis berupa rasa bahagia karena dapat membantu sesama.

Melalui kegiatan donor darah rutin ini, Yahya berharap semakin banyak masyarakat menyadari pentingnya berbagi melalui donor darah. Ia menilai aksi sederhana tersebut dapat berdampak besar, sekaligus menunjukkan peran Pramuka tidak hanya dalam pendidikan karakter, tetapi juga sebagai pelopor kepedulian sosial di tengah masyarakat.