BERITA TERKINI
IHSG Berpeluang Rebound, Pasar Cermati Tinjauan MSCI dan Rebalancing FTSE

IHSG Berpeluang Rebound, Pasar Cermati Tinjauan MSCI dan Rebalancing FTSE

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang bangkit pada perdagangan Jumat (19/6) setelah melemah 0,78% ke level 6.172 pada Kamis. Sejumlah analis menilai arah pergerakan indeks akan dipengaruhi kombinasi sentimen global dan domestik, termasuk agenda tinjauan aksesibilitas pasar MSCI serta rebalancing indeks FTSE.

Analis CGS International Sekuritas Indonesia melihat dukungan sentimen positif datang dari penguatan indeks saham di Wall Street. Meski demikian, pasar dinilai masih dibayangi sejumlah faktor yang berpotensi menahan laju penguatan, seperti sorotan MSCI terkait transparansi kepemilikan saham dan pembentukan harga di Indonesia, pelemahan mayoritas harga komoditas, serta berlanjutnya aksi jual investor asing.

Dalam proyeksinya, CGS memperkirakan IHSG bergerak bervariasi dengan kecenderungan menguat, dengan area support di 6.070/5.970 dan resistance di 6.275/6.375.

Sementara itu, BRI Danareksa Sekuritas menilai pelemahan IHSG pada Kamis dipicu aksi ambil untung pada saham perbankan setelah reli dalam beberapa hari terakhir. Menurut analis BRI Danareksa, perhatian pelaku pasar pada perdagangan terakhir pekan ini akan tertuju pada hasil Global Market Accessibility Review MSCI yang berpotensi memengaruhi arus modal asing ke pasar domestik.

Investor juga disebut akan mencermati stabilitas rupiah serta dampak lanjutan keputusan Bank Indonesia yang menaikkan BI Rate menjadi 5,75% dalam rapat dewan gubernur bulan ini. Dari sisi teknikal, BRI Danareksa menilai IHSG telah melakukan pullback di atas area support 6.071–5.931 dan berpeluang melanjutkan penguatan menuju resistance 6.300–6.350.

Sejalan dengan itu, Phintraco Sekuritas menilai investor cenderung berhati-hati menjelang rebalancing indeks FTSE yang akan berlaku setelah penutupan perdagangan Jumat. Secara teknikal, Phintraco mencatat indikator Stochastic RSI masih berada di area overbought, sementara MACD masih membentuk histogram positif. IHSG juga dinilai tetap bertahan di atas level MA5, MA10, dan MA20.