BERITA TERKINI
HYBE, JYP, SM, dan YG Ajukan Rencana Kolaborasi Festival Musik Skala Besar yang Dijuluki ‘Korean Coachella’

HYBE, JYP, SM, dan YG Ajukan Rencana Kolaborasi Festival Musik Skala Besar yang Dijuluki ‘Korean Coachella’

Empat agensi besar K-pop—HYBE, JYP Entertainment, SM Entertainment, dan YG Entertainment—dikabarkan tengah merencanakan proyek festival musik berskala besar yang disebut-sebut sebagai “Korean Coachella”. Proyek ini masih berada dalam tahap awal, namun sudah mengarah pada kerja sama lintas agensi yang jarang terjadi di industri K-pop.

Keempat perusahaan disebut telah mengajukan laporan penggabungan bisnis kepada Fair Trade Commission (FTC). Langkah tersebut diperlukan karena HYBE masuk dalam kategori perusahaan dengan aset di atas 5 triliun won, sehingga proses kolaborasi membutuhkan pelaporan dan persetujuan regulator.

Menurut keterangan dari pihak JYP Entertainment, kolaborasi ini dipersiapkan untuk mendorong ekspansi global K-pop sekaligus memperluas jangkauan global “K-culture”. Saat ini, empat agensi tersebut masih mengkaji struktur kerja sama di tingkat industri, termasuk menunggu persetujuan dari FTC.

Festival yang dijuluki “Korean Coachella” itu dikabarkan ditargetkan digelar pertama kali di Korea Selatan pada 2027, dengan jajaran artis besar dari empat agensi yang terlibat. Konsep yang akan diusung adalah “Fanomenon”, istilah yang pertama kali diperkenalkan pada Oktober oleh pendiri JYP, J.Y. Park, sebagai gabungan dari kata “fan” dan “phenomenon”.

Rencana penyelenggaraan menyebut acara akan debut di Korea pada Desember 2027 setelah sekitar dua tahun persiapan. Setelah itu, festival ini diproyeksikan berkembang menjadi tur global di berbagai kota besar mulai Mei 2028. Jika terealisasi, “Fanomenon” dinilai berpotensi menjadi festival besar yang memperkuat posisi K-pop di panggung global.