Penyanyi Huong Tram angkat bicara mengenai detail yang menuai perhatian dalam video musik “Nghe An Girl”, khususnya terkait legenda “ikan kayu” yang kerap dikaitkan dengan Provinsi Nghe An. Tram menegaskan, bagi dirinya “ikan kayu” bukanlah cerita tentang kemiskinan, melainkan simbol tekad yang kuat.
Menurut Tram, gambaran tersebut merepresentasikan anak-anak yang tumbuh dalam kesulitan namun tetap menyimpan keinginan untuk bersekolah dan kerinduan untuk bangkit. Ia juga menggambarkan sosok-sosok yang menabung dengan cermat dari hari ke hari demi membawa kehormatan bagi keluarga, klan, dan tanah kelahiran mereka.
Dalam penuturannya, Tram turut menyinggung kebanggaan terhadap Nghe An, daerah yang dikenal sebagai tanah kelahiran banyak tokoh, pahlawan, dan orang-orang yang meninggalkan jejak dalam sejarah. Ia menyebut, kebanggaan terhadap provinsi tersebut seolah tidak akan habis diungkapkan.
Tram juga mengingatkan tentang asal-usul budaya Nghe An sebagai tempat lahirnya Ví dan Giặm Nghệ Tĩnh, yang merupakan warisan budaya takbenda representatif umat manusia. Ia berharap lagu-lagu yang sederhana dan menyentuh hati itu dapat terus dilestarikan, bergema, dan menemani banyak generasi mendatang.
Menggambarkan kampung halamannya, Tram menyebut Nghe An sebagai wilayah yang menghadapi terik matahari dengan hembusan angin Laos, serta hujan lebat dan banjir. Meski alam kerap terasa keras, ia menilai masyarakat Nghe An tidak pernah berhenti bersikap ramah dan saling membantu, termasuk berbagi makanan dan pakaian pada masa-masa sulit.
Bagi Tram, rasa persaudaraan di tanah kelahirannya itu selalu meninggalkan kesan mendalam setiap kali ia mengingatnya.