BERITA TERKINI
Grizzly Cluive Rilis “Arika”, Lagu Reflektif tentang Tetap Melangkah di Tengah Hari yang Redup

Grizzly Cluive Rilis “Arika”, Lagu Reflektif tentang Tetap Melangkah di Tengah Hari yang Redup

Musisi muda asal Maluku, Grizzly Cluive, merilis lagu terbarunya berjudul “Arika” pada 9 April 2026. Lewat karya ini, ia menghadirkan senandung reflektif yang berangkat dari kegelisahan sekaligus harapan—tentang bagaimana seseorang tetap bergerak ketika hidup tidak berjalan sesuai rencana.

Menurut Grizzly, “Arika” bukan sekadar judul. Ia menyimpan cerita tentang hari-hari saat “matahari” terasa tidak lagi bersinar seterang yang diharapkan, serta momen ketika kehidupan melenceng dari rencana. Dalam bahasa yang ia pilih, “arika” dimaknai sebagai bergerak dengan lincah—sebuah metafora untuk terus melangkah meski terang tidak sepenuhnya hadir.

“Kalau matahari tidak seterang itu, katong tetap harus bergerak. Hidup tetap jalan,” ujar Grizzly.

Pemilihan kata “arika” juga memiliki alasan tersendiri. Grizzly menyadari istilah tersebut kini jarang terdengar. Dengan menggunakannya, ia ingin menghadirkan kembali serpihan bahasa yang nyaris hilang, sekaligus menjembatani makna lama ke dalam konteks yang lebih baru bagi generasi yang mungkin belum pernah mendengarnya.

Proses penggarapan lagu ini memakan waktu sekitar lima bulan. Meski begitu, penulisan liriknya justru rampung dalam hitungan hari. Waktu yang lebih panjang tersita pada proses produksi audio dan video musik, terutama karena perlu menyatukan ritme kerja banyak pihak yang terlibat.

“Tantangannya itu di waktu. Menyatukan banyak kepala dan jadwal,” katanya.

Di balik peluncuran “Arika”, ada peristiwa personal yang turut mewarnai momen tersebut. Pada waktu yang sama dengan perilisan lagu, Grizzly memasuki fase baru dalam hidupnya sebagai seorang ayah. Anak pertamanya baru saja lahir.

“Jujur, waktu itu beta lagi sibuk sekali. Sampai lupa kalau hari itu tanggal launching,” ujarnya sambil tertawa.

Dengan “Arika”, Grizzly Cluive menautkan pengalaman personal dan pesan universal: bahwa hidup tetap berjalan, dan manusia perlu terus bergerak, bahkan ketika harapan terasa redup.